Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Februari 2026

HKBP Keluarkan Pernyataan Sikap soal Konflik Israel-Palestina, Tolak Segala Bentuk Kekerasan

Anwar Lubis - Jumat, 21 November 2025 15:43 WIB
3.554 view
HKBP Keluarkan Pernyataan Sikap soal Konflik Israel-Palestina, Tolak Segala Bentuk Kekerasan
Foto Dok/HKBP
Dokumen resmi Pernyataan Sikap HKBP tentang Konflik Israel dan Palestina yang dikeluarkan pada Kamis, (20/11/2025 dan dapat diakses melalui website hkbp.or.id.

Taput(harianSIB.com)

Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) mengeluarkan pernyataan sikap resmi terkait konflik Israel dan Palestina yang ditandatangani oleh EphorusPdt Dr Victor Tinambunan MST pada Kamis (20/11/2025) di Pearaja Tarutung.

Pernyataan tersebut dikutip dari situs resmi HKBP di hkbp.or.id, Jumat, (21/11/2025) dan menegaskan, bahwa HKBP sebagai gereja Tuhan yang hidup di tengah dunia tidak memihak pada negara Israel maupun Palestina, tetapi memihak pada harkat dan martabat setiap manusia yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.

"Setiap orang diciptakan dengan kekerasan, penindasan, atau penghilangan nyawa. HKBP menolak penggunaan ayat-ayat Kitab Suci untuk melegitimasi perang atau politik negara modern," demikian bunyi pernyataan yang dipublikasikan di website resmi gereja tersebut.

HKBP secara tegas menolak segala bentuk kekerasan sebagai cara menyelesaikan konflik. Gereja ini mengecam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 terhadap warga sipil Israel serta eskalasi militer Israel di Gaza yang menewaskan puluhan ribu warga.

Baca Juga:

Mengutip pernyataan Dewan Gereja Dunia Oktober 2025, HKBP menegaskan, bahwa semua pihak wajib melindungi warga sipil, menjunjung hukum humaniter internasional dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan sebagai tanggung jawab moral bersama.

HKBP menekankan, bahwa perdamaian sejati tidak hanya ditandai oleh penghentian tembak-menembak, tetapi juga menuntut pemulihan keadilan. Hal ini termasuk pengakuan atas hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri, akses terhadap tanah dan infrastruktur, serta kehidupan yang bermartabat.

Dalam pernyataan di hkbp.or.id, gereja menyambut baik gencatan senjata dan pembebasan tahanan pada Oktober 2025 sebagai langkah awal rekonsiliasi yang harus diperkuat melalui proses diplomatik yang adil dan bebas dari penindasan.

Sebagai tubuh Kristus, HKBP menyatakan terpanggil berdiri di sisi para korban di kedua belah pihak, mendorong bantuan kemanusiaan yang memungkinkan pemulihan kehidupan, serta mendoakan perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

HKBP juga menjadi suara profetis yang menolak kebencian, serta mendukung gencatan senjata dan segala langkah diplomasi yang menghormati hukum internasional dan hak asasi manusia.

"Dengan rendah hati kami mengajak kita semua, sebagai sesama warga bangsa, untuk terus merawat persatuan dan saling menghargai, sekalipun pandangan kita tentang situasi Israel-Palestina tidak selalu sama," tutup pernyataan yang dapat diakses di website resmi HKBP tersebut (**)

Baca Juga:

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pimpinan DPRD Sibolga Minta Presiden Prabowo Turun Tangan Tutup TPL
TPL Harus Tutup !
HKBP Semakin Dekat ke Istana: Menteri HAM RI Tindaklanjuti Laporan Ephorus Terkait Dugaan Pelanggaran HAM oleh PT. TPL
Ephorus HKBP Apresiasi Aksi Damai Lintas Agama Tutup TPL di Sumut, 10.000 Orang Hadir
Ephorus HKBP Desak Gubernur Sumut Rekomendasikan Tutup TPL
Ribuan Orang Geruduk Kantor Gubsu
komentar
beritaTerbaru