Sempat Dilaporkan Hilang, Silvia Armaya Purba Akhirnya Pulang ke Rumah
Simalungun (harianSIB.com)Seorang siswi, Silvia Armaya Purba (15) warga Jalan Semangka II, Desa Sitalasari, Kecamatan Siantar, Kabupaten Sim
Jadi akal budi yang dimaksud di dalam 1 Petrus 1:13 adalah kesetiaan menggunakan akal budi dalam merespon setiap keadaan yang terjadi ketika itu. Tidak menjadi pemberontak kepada pemerintah dan melakukan perlawanan yang kasar, kejam dan brutal. Tidak serupa dengan dunia, sebagaimana juga disampaikan rasul Paulus kepada jemaat Roma (bnd. Rom 12:2). Serta tidak meninggalkan imannya kepada Kristus, tetapi tetap tekun di dalam doa serta memiliki pengharapan yang teguh kepada Tuhan Allah. Dalam penderitaan yang mereka alami, Allah tidak akan membiarkan mereka selamanya dianiaya atau hidup menderita.
Sejarah Perjanjian Lama membuktikan bahwa pengharapan sangatlah penting dalam setiap zaman dan peristiwa. Musa mengajarkan kepada Umat Israel agar umat Israel memiliki pengharapan (baca: kepercayaan) kepada Tuhan. Allahlah yang membawa mereka keluar dari tanah Mesir dari perbudakan Mesir (bnd. Kel. 3:1-14). Yosua sebagai pemimpin umat Israel yang menggantikan Musa juga mengajarkan kepada bangsa Israel untuk berpengharapan kepada Allah (bnd. Yos. 24:15). Juga dalam kitab nabi-nabi hidup berpengharapan kepada Tuhan selalu diajarkan kepada umat Israel baik sebelum pembuangan dan sesudah pembuangan. Allah itu setia, pengasih dan tidak akan pernah meninggalkan umat-Nya di dalam situasi apapun. Termasuk dalam rangka pembangunan kembali Bait Suci di Yerusalem yang pernah dihancurkan oleh Nebukadnezar raja Babel (bnd 2 Taw. 36:11-21). Setelah menaklukkan bangsa Babel, Kores raja Persia segera memberikan ijin kepada umat Israel untuk kembali dari daerah Babel dan membangun kembali Bait Suci di kota Yerusalem (bnd. Ezra 1:1-11).
Hal ini bahkan dibahas lebih lanjut di dalam kitab Mazmur, perihal ajakan berpengharapan kepada Allah sangat banyak ditemukan (bnd. Maz. 62:2; 75:5). Bila Allah sudah berjanji, maka Ia akan selalu setia kepada umat pilihan-Nya, oleh sebab itu umat Allah dipanggil untuk hidup berpengharapan kepada Allah saja (monoteisme). Menjauhkan penyembahan berhala, patung dan keyakinan terhadap ilah-ilah lain (politeisme) dan sejenisnya. Janji Allah yang disampaikan kepada Abraham dan keturunannya juga akan disampaikan kepada umat Allah di sepanjang zaman.
Perjalanan umat Israel dari Tanah Mesir ke tanah Kanaan membutuhkan waktu yang sangat panjang sehingga Musa diharapkan untuk memberikan pengharapan akan perlindungan Tuhan kepada umat Isarel. Sedangkan hidup berpengharapan kepada Tuhan adalah menjadi ukuran seseorang untuk menunjukkan imannya di hadapan Tuhan. Hidup berpengharapan kerap kali dipergunakan oleh rasul Paulus (Rom 5:3-5; 12:12). Kepada jemaat perdana Petrus mengajak mereka untuk hidup di dalam pengharapan. Tidak serupa dengan orang-orang di sekitarnya yang tidak menggunakan akal budi dan tidak memiliki pengharapan. Dari beberapa contoh di atas baik PL maupun PB, akal budi dan pengharapan merupakan kekuatan dalam diri manusia sebagai mahluk ciptaan Allah.
Berakal budi dan Berpengharapan kepada Allah
Demikianlah orang Kristen saat ini hendaknya memiliki akal budi dan berpengharapan kepada Allah saja, artiya; menjaga kemurniaan ajaran tentang Allah. Sebagaimana kemurnian Kitab Ulangan, dimana Musa mengajarkan kepada umat Allah untuk mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati, jiwa dan kekuatan (bnd. Ul. 6:4-9). Dalam kitab Injil Yesus mengatakan agar tetap mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati (Mat. 22:37-38). Bahkan Yesus juga mengajarkan untuk mengasihi musuh (Mat. 22:39-40), sesuatu pemahaman yang tidak umum pada zaman itu bahkan hingga sekarang. Maka kebencian orang di sekitar kita tidak harus direspon dengan kebencian atau amarah apalagi dendam. Tetapi senjata yang paling ampuh ialah dengan menggunakan kasih Kristus sebagai pengikat persaudaraan. Selanjutnya hidup berpengharapan juga adalah menaruh hati, pikiran tertuju kepada Allah dan mengandalkan kasih karunia Tuhan. Mengandalkan Allah artinya ialah hidup tidak bersandar kepada seseorang atau kepada dunia ini serta tidak mengalami iman yang goyah dan rapuh. Seperti jemaat mula-mula, meskipun iman sempat goyah, jangan sampai padam. Tetaplah memiliki semangat yang berkobar-kobar dan tidak terpengaruh oleh keadaan di sekeliling.
Saat ini negara-negara mengalami krisis global termasuk dampaknya di Indonesia. Harga bahan-bahan mengalami kenaikan serta kesulitan mendapatkan kebutuhan-kebutuhan pokok. Hari bertambah hari kondisi perekonomian membuat kegelisahan di antara masyarakat. Hal ini terjadi karena konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang hingga kini belum berakhir, bahkan semakin memanas. Kita tidak perlu memihak kepada salah satu negara tetapi selalu berpihak kepada perdamaian dunia. Menghadapi semua ini dibutuhkan akal budi dan pengharapan sepenuhnya kepada Tuhan. Hidup hemat, tidak konsumeris, mengurangi pembelian yang tidak terlalu penting, hidup dengan rasa syukur sembari mendoakan konflik ini segera menemukan titik terang.
Simalungun (harianSIB.com)Seorang siswi, Silvia Armaya Purba (15) warga Jalan Semangka II, Desa Sitalasari, Kecamatan Siantar, Kabupaten Sim
Rembang(harianSIB.com)Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah melayangkan surat kepada Kepala Kejaksaan Negeri Rembang guna meminta bantuan pemanggilan
Medan(harianSIB.com)Dana pemulihan pascabencana di Sumatera Utara meningkat signifikan menjadi Rp23,32 triliun untuk periode 20262028. Se
Jakarta(harianSIB.com)Pemerintah Indonesia menyatakan Arab Saudi tak lagi mengeluarkan visa haji furoda yang memungkinkan jemaah berangkat t
Rokan Hilir(harianSIB.com)Ratusan warga di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mengamuk hingga mela
(harianSIB.com)Puji dan syukur kepada Allah Bapa, AnakNya Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus bahwa hari ini 12 April 2026 Sekolah Tinggi The
Medan (harianSIB.com)Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto merotasi ratusan personel polisi di jajaran Polda Sumut. Tak hanya Kasat
Medan(harianSIB.com)Gala premiere film komedi terbaru TibaTiba Setan di Plaza Medan Fair, Sabtu (11/4/2026), berlangsung meriah dan penuh a
Tapteng(harianSIB.com)Warga Desa Sait Kalangan II, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), geger setelah menemukan sosok mayat
Medan(harianSIB.com)Polrestabes Medan menggelar Lomba Orasi Damai 2026 Kapolrestabes Medan Cup di Mapolrestabes Medan, Sabtu (11/4/2026).Keg
Simalungun(harianSIB.com)Koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dengan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) diharapkan mendukung ke
Batubara(harianSIB.com)Satnarkoba Polres Batubara gelar kegiatan sosialisasi bahaya narkoba di tingkat pelajar SD.SMP dan SMA/SMK bertempat