Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 30 Juni 2026

NasDem Ajak Masyarakat Dukung Revitalisasi Pasar di Kawasan Danau Toba

- Minggu, 28 Agustus 2016 16:33 WIB
513 view
NasDem Ajak Masyarakat Dukung Revitalisasi Pasar di Kawasan Danau Toba
Medan (SIB)- Menteri Perdagangan Republik Indonesia Enggartiasto Lukita dalam kunjungannya ke Sumatera Utara (Sumut), Sabtu 27 Agustus 2016 berencana akan melakukan revitalisasi pasar tradisional yang ada di seputaran Danau Toba. 

Hal itu diungkapkannya usai melakukan kunjungan ke Pasar Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan, Pasar Balige‎ dan Pasar Lelang Tarutung‎. 

Atas kebijakan tersebut, ‎Partai NasDem mengimbau kepada masyarakat Sumut untuk mendukung pemerintah daerah agar rencana revitalisasi itu berjalan dengan cepat. 

"Masyarakat diharapkan untuk mendukung pemerintah daerah Humbang Hasundutan , Toba Samosir, Tapanuli Utara dan Kementrian Perdagangan dalam rencana merevitalisasi pasar tradisional," ujar Koordinator Partai NasDem Wilayah Sumatera Utara Martin Manurung‎, Minggu (28/8/2016). 

Dengan dukungan masyarakat, tentunya pekerjaan pemerintah daerah dan Kementrian Perdagangan akan semakin mudah. Karena, dukungan masyrakat sangat diperlukan dalam melajukan hal tersebut. 

"Sehingga kondisi pasar menjadi tempat yang layak sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, seiring kemajuan pembangunan kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata internasional‎,"

Menteri Perdagangan RI‎ Enggartiasto Lukita pun menyarankan, Balairung Balige yang saat ini digunakan menjadi pasar agar dipertahankan fungsi dan bentuknya. Karena, bangunannya memiliki ciri khas dan budaya. Hal itu terlihat dari desain tempat dan terdapat ornamen Batak. Ini berhubungan dengan pembangunan Danau Toba sebagai destinasi wisata. 

‎Martin menegaskan, pihaknya pun akan memantau sejak proses awal hingga revitalisasi pasar ini selesai. "Partai NasDem akan mendorong sekaligus mengawal kerjasama pemerintah ini agar berhasil secara maksimal mewujudkan pasar yang bersih, sehat, terawat dan indah," tutur Martin.

"Karena pasar - pasar tersebut berada pada kawasan wisata," katanya. (R24)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru