Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 Juli 2026

AS-Iran Kembali Saling Serang, Ketegangan di Selat Hormuz Memanas

Redaksi - Selasa, 30 Juni 2026 09:48 WIB
579 view
AS-Iran Kembali Saling Serang, Ketegangan di Selat Hormuz Memanas
Foto: via REUTERS/US Navy
Kapal induk AS luncurkan jet tempur untuk serang Iran.

Selat Hormuz(harianSIB.com)

Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat setelah kedua negara saling melancarkan serangan di kawasan Teluk. Eskalasi tersebut memicu kekhawatiran baru terhadap keamanan pelayaran di Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi lintasan utama pengiriman minyak dunia.

Konflik terbaru dipicu tuduhan Washington bahwa Iran menyerang kapal komersial berbendera Singapura, M/V Ever Lovely, dengan menggunakan drone saat melintas di sekitar Selat Hormuz. Meski tidak dilaporkan adanya korban jiwa, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyebut serangan itu sebagai pelanggaran terhadap memorandum kesepakatan yang disepakati pada 17 Juni 2026.

Sebagai respons, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan telah melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas militer Iran. Target yang diserang meliputi lokasi penyimpanan rudal dan drone, radar pantai, sistem komunikasi, infrastruktur pengawasan militer, pertahanan udara hingga fasilitas penebar ranjau.

Menurut CENTCOM, operasi tersebut dilakukan sebagai balasan atas serangan terhadap kapal-kapal komersial yang melintas di jalur pelayaran internasional.

Baca Juga:
Ketegangan semakin meningkat setelah Amerika Serikat kembali melancarkan serangan pada 27 Juni 2026. Washington menyebut langkah itu diambil menyusul serangan drone terhadap kapal tanker berbendera Panama, M/T Kiku, yang mengangkut lebih dari dua juta barel minyak mentah.

Pemerintah Amerika menyatakan Iran telah diberi kesempatan untuk mematuhi gencatan senjata, namun dinilai tidak mengindahkannya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hakim AS Larang Donald Trump Batasi Suaka
Aksi Penembakan Brutal di Dua Kota Amerika Serikat, 4 Tewas
AS Peringatkan Semua Pelabuhan dan Asuransi agar Tidak Layani Kapal Iran
Cadev RI Naik Lagi, Darmin: Karena Partai Donald Trump Kalah
Perusahaan Amerika Serikat Suntik Modal PT INKA Rp 440 Miliar
AS Siap Jatuhkan Sanksi Terberat kepada Iran
komentar
beritaTerbaru