Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 30 Juni 2026
Praktisi Hukum JS. Simatupang SH :

Usus Tuntas Sutradara Di Balik Teror Di Medan

- Selasa, 30 Agustus 2016 18:07 WIB
610 view
Usus Tuntas Sutradara Di Balik Teror Di Medan
Jakarta (SIB): Kalangan praktisi hukum mengutuk keras teror bom yang terjadi di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, Minggu pagi. Aparat penegak hukum diminta agar mengusut tuntas, pelakunya, termasuk sutradara di balik teror tersebut.

"Sebagai putra Sumut saya sangat menyesalkan peristiwa itu dan mengharapkan  agar aparat penegak hukum segera mengusut tuntas pelaku sebenarnya, termasuk sutradara di balik aksis teror  itu ," kata advokat JS Simatupang,SH kepada wartawan, Selasa (30/8/2016)  di Jakarta.

Pengacara muda  yang juga anggota hukum VOX (Organisasi Katolik) ini meminta Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri)  dan Badan Intelijen Nasional (BIN) segera mengusut tuntas siapa dalang di balik peristiwa. Jangan hanya hanya sebatas seorang pelaku saja yang ditangkap, karena diyakini ada sutradara di balik terror.

JS Simatupang  mengaku prihatin  lemahnya tingkat keamanan publik di  Indonesia saat ini, khsusnya di daerah Sumut.Dia berpendapat, musuh dan kekhawatiran masyarakat saat ini bukan karena adanya perbedaan, agama, ras atau golongan. Tetapi, justru  mengkhawatirkan lemahnya pengawasan dari pemangku jabatan termasuk BIN sehingga mengakibatkan terjadinya suasana yang kurang kondusif dan mengganggu ketenteraman masyarakat.

"Seharusnya,  BIN bisa mendeteksi sejak dini, bahkan semestinya jarum jam jatuh di bumi Indonesia ini pun harus sampai ke telinga BIN,"ujar JS Simatupang sembari menyebutkan dirinya akan mempelajari kasus ini jika aparat hukum tidak segera  menuntaskannya.

Sebab, sebagai pengurus di organisasi Katolik, JS Simatupang merasa ikut bertanggungjawab untuk melakukan advokasi terhadap peristiwa  yang tidak diinginkan itu.

Telah  diberitakan mass media,  pelaku pembawa bom ke Gereja Katolik Stasi Santo Yosep adalah  Ivan Armadi Hasugian (18 thn) dan saat ini telah diamankan oleh petugas kepolisian guna penyelidikan.(G01)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru