Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 30 Juni 2026
Pdt Mauliunus UW Siregar STh:

Termotivasi Maju Sebagai Calon Sekjen Karena Pengalaman Orangtua Melayani HKBP

* Mundur Sebagai Calon Sekjen, Pdt Daniel TA Harahap Mendorong Kepemimpinan Kolektif Kolegial
- Jumat, 16 September 2016 15:38 WIB
834 view
Termotivasi Maju Sebagai Calon Sekjen Karena Pengalaman Orangtua Melayani HKBP
Tarutung (SIB)- Pengalaman yang dilihatnya dari orang tuanya bertugas sebagai anak pendeta yang pernah melayani di beberapa tempat terutama di daerah pedesaan membuat Pdt Mauliunus UW Siregar STh merasa sangat sedih dengan pengalaman orangtua nya yang menerima gaji pensiun hanya Rp 147 ribu dan baru bisa membeli rumah 2 bulan sebelum memasuki masa pensiun.

Untuk itu, pengalaman orang tuanya membuatnya termotivasi maju sebagai calon Sekjen HKBP periode 2016-2020 pada Sinode Godang yang tengah berlangsung di Sipaholon, Taput.

Saya ingin meningkatkan harkat dan martabat para pelayan agar kedepan tidak ada lagi pelayan yang pensiun mengalami hal yang sama, ujar Pdt Mauliunus yang saat ini bertugas sebagai Pendeta Ressort di HKBP Tanjung Sari Medan, ketika dimintai SIB tanggapanya terkait program kerja yang akan dilaksanakan jika terpilih menjadi Sekjen HKBP di Seminarium Sipohon Tarutung, Jumat (16/9).

Kemudian banyak pendeta muda yang meninggal di usianya masih sangat muda. Tentu ini juga harus dipikiran oleh lembaga bagaimana mempersiapkan satu sistem dan unit pelayanan yang boleh memberikan jaminan karena kalau ditinjau dari segi HAM, sebenarnya lembaga lah yang bertanggung jawab atas semua pegawai atau pekerja di organisasi itu.

DORONG KOLEKTIF KOLEGIAL
Semenatara itu, Pdt Daniel TA Harahap MTh yang lolos dalam penjaringan calon Sekjen HKBP dengan perolehan 186 suara pada Jumat (16/9) di Auditorium Seminarium Sipoholon, Tarutung menyampaikan pengunduran diri sebagai calon dan tidak bersedia lagi untuk dipilih.

Pengunduran diri tersebut dengan alasan yang kuat demi keutuhan dan kesolidan kepemimpinan HKBP ke depan.

Dalam wawancara dengan SIB, Pdt Daniel Harahap mengemukakan pimpinan HKBP walaupun dipilih secara satu persatu, tapi pada dasarnya kolektif kolegial bersifat tim, karena sangat tidak mungkin gereja yang sebesar ini dengan masalahnya yang banyak dipimpin oleh perorangan.

"Adapun kepemimpinan yang dibutuhkan HKBP adalah tim solid dan kuat. Faktanya saya sejak awal memikirkan memajukan Dr Robinson Butarbutar sebagai Ephorus HKBP dan ternyata tidak terpilih. Oleh sebab itu saya berpikir sangat tidak elok jika saya masih meneruskan ingin menjadi Sekretaris Jenderal, maka saya memutuskan untuk mundur dari pemilihan," ujarnya.

Ia berharap biarlah teman sekerja atau tim Pdt Dr Darwin Lumbantobing (Ephorus terpilih) yang dipilih menjadi Sekretaris Jenderal supaya kepemimpinan HKBP mendatang benar-benar solid, benar-benar utuh dan tidak perlu lagi ada masa perkenalan dan masa penyesuaian.

Pdt Harahap menegaskan akan tetap melayani sebagai pendeta HKBP. "Saya adalah pendeta HKBP dan saya telah menyatakan dukungan dan kesetiaan kepada Ephorus terpilih dan saya akan menerima apapun penugasan yang akan diberikan Ephorus," ucapnya. (BR5/C18)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru