Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 15 September 2026

770 Kades dan Lurah dari Aceh Tenggara Tertahan di Bandara Kualanamu

Redaksi - Senin, 22 Maret 2021 22:41 WIB
359 view
770 Kades dan Lurah dari Aceh Tenggara Tertahan di Bandara Kualanamu
Foto Dok/Polresta Deliserdang
TERTAHAN : Sekira 770 orang calon penumpang terdiri dari kepala desa, lurah dan seorang perangkatnya dari Kabupaten Aceh Tenggara, tertahan di Bandara Kualanamu-Deliserdang, Senin (22/3/2021)
Kualanamu (SIB)
Diduga tidak mendapatkan tiket pesawat, sekira 770 orang terdiri dari kepala desa, lurah dan seorang perangkatnya dari Kabupaten Aceh Tenggara, tidak jadi berangkat ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Bandara Internasional Kualanamu di Deliserdang, Senin (22/3/2021).

Ratusan calon penumpang itu, sempat tertahan di pelataran parkir Terminal Keberangkatan Bandara Internasional Kualanamu. Setelah berdiskusi, ratusan calon penumpang itu akhirnya mencari beberapa hotel terdekat dari lokasi bandara untuk menginap.

Informasi diperoleh, sekira 770 orang calon penumpang akan berangkat mengikuti bimbingan teknis (bimtek) Alokasi Dana Desa se-Kabupaten Aceh Tenggara, di Pulau Lombok-NTB. Seluruh calon penumpang itu berangsur tiba di Bandara Kualanamu dengan sejumlah bus, Senin pagi.

Kepada petugas keamanan, Kepala Desa Lawe Pasaran Kecamatan Lawe Sumur Kabupaten Aceh Tenggara, Zulkarnaen Munthe mengaku mereka sebanyak 770 orang terdiri dari kades dan lurah bersama seorang perangkat desa/kelurahan se-Kabupaten Aceh Tenggara.

Mereka berangkat dari daerahnya masing-masing menggunakan bus yang disiapkan pantia. Setahu bagaimana, ternyata tiket pesawat tidak ada sehingga 770 orang calon penumpang itu tidak jadi berangkat.

Plt Humas Bandara Internasional Kualanamu, Paulina Simbolon ketika dikonfirmasi SIB, membenarkan adanya ratusan calon penumpang tidak jadi berangkat dari Bandara Kualanamu. Diduga ratusan calon penumpang itu melakukan pembelian tiket secara mendadak, sehingga tidak tersedia. (*).

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru