Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 15 September 2026

Warga 2 Kelurahan di Medan Tuntungan Keluhkan Bantuan Sosial dan Infrastruktur

Redaksi - Selasa, 23 Maret 2021 12:21 WIB
734 view
Warga 2 Kelurahan di Medan Tuntungan Keluhkan Bantuan Sosial dan Infrastruktur
(Foto SIB/Desra Gurusinga)
Tampung Aspirasi : Anggota DPRD Medan Hendri Duin Sembiring menampung aspirasi warga saat melaksanakan Reses II Masa Sidang II di 2 kelurahan di Kecamatan Medan Tuntungan, akhir pekan lalu. 
Medan (SIB)

Persoalan buruknya infrastruktur dan bantuan sosial yang dinilai tidak tepat sasaran menjadi keluhan warga Kelurahan Ladang Bambu dan Kelurahan Mangga. Bantuan sosial berupa beras yang selama dibagikan, banyak tidak diterima masyarakat miskin, justru dibagikan kepada masyarakat yang lebih mampu.

“Keluhan itu yang disampaikan warga kepada kita dalam pelaksanaan reses akhir pekan kemarin. Hal itu harus ditindaklanjuti dengan serius. Apalagi saat ini sedang dilakukan pendataan terhadap warga yang kurang mampu,” ujar anggota DPRD Medan Hendri Duin Sembiring kepada wartawan, Selasa (23/3/2021).

Permasalahan itu diungkapkan warga saat dilaksanakan Reses II Masa Sidang II di 2 kelurahan di Kecamatan Medan Tuntungan yaitu Ladang Bambu dan Mangga.

Salah seorang warga di Kelurahan Ladang Bambu menyatakan, warga sudah beberapa bulan tidak mendapatkan bantuan beras. Padahal sebelumnya mereka menerima.

Menanggapi itu, Politisi PDI Perjuangan itu meminta data warga tersebut untuk ditindaklanjuti ke Dinas Sosial. "Setahu saya saat ini sedang dilakukan validasi data warga penerima bantuan. Tapi begitupun saya akan mempertanyakan masalah ini ke Dinsos Medan," ujarnya seraya menambahkan, bagi warga yang belum terdata sebagai penerima bantuan, dapat mengajukannya ke kelurahan untuk kemudian diverifikasi Dinsos Medan.

Warga lainnya mengeluhkan buruknya infrastruktur jalan, drainase dan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Kelurahan Ladang Bambu. Warga memohon agar ada perbaikan sarana infrastruktur tersebut terutama jalan dan lampu jalan supaya mereka dapat beraktivitas dengan nyaman.

Menjawab itu, perwakilan Dinas PU yang hadir meminta data lokasi jalan rusak untuk pengajuan perbaikan pada tahun selanjutnya. Untuk masalah pemasangan LPJU, Lurah Ladang Bambu, Wili Turnip mengatakan sudah diajukan dalam Musrenbang untuk kemudian nantinya dilakukan pemasangan LPJU. "Khusus untuk di Lingkungan V sudah dipasang lampu jalan," katanya.

Hendri Duin meminta kepada aparatur pemerintah wilayah dan jajaran OPD supaya bersungguh-sungguh dalam menyahuti aspirasi warga. Dia juga menekankan akan terus mengawasinya.

Warga yang tinggal di komplek perumahan, Siska br Tarigan mengeluhkan sulitnya mendapatkan air sumur bor dan akhirnya dia melakukan pemasangan air PDAM. Dia juga mengeluhkan jalan rusak di lingkungan perumahannya. Dia berharap dilakukan perbaikan jalan.

Menjawab itu, Anggota Komisi III DPRD Medan ini mengatakan untuk persoalan air menjadi tanggung jawab pihak developer perumahan. Sedangkan terkait jalan rusak perumahan, pihak developer harus terlebih dahulu mengajukannya ke OPD terkait untuk kemudian dilakukan perbaikan jalan.

Sementara itu, warga Lingkungan 7 Kelurahan Mangga Yose Lase mengeluhkan pengaspalan yang asal jadi di Jalan Karet Raya Perumnas Simalingkar. Buktinya, jalan tersebut diaspal Desember 2020, namun di Januari jalan sudah kembali berlubang. Warga lainnya mengeluhkan parit tumpat sudah bertahun-tahun di Jalan Tembakau Raya, akibatnya sekarang saluran drainase menjadu tersumbat.

Ada juga warga yang menyebut banyak rumah ibadah di Kelurahan Mangga jalannya rusak dan susah dilewati. Warga berharap pihak Pemko Medan melakukan perbaikan jalan sehingga warga nyaman menuju rumah ibadah.

Menyahuti aspirasi warga, Hendri Duin memastikan akan menindaklanjuti persoalan-persoalan tersebut ke Dinas PU Medan. (*)
Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru