Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 15 September 2026

Lansia Kurang Mampu di Sergai Harapkan Bantuan Bedah Rumah

Redaksi - Rabu, 24 Maret 2021 14:38 WIB
363 view
Lansia Kurang Mampu di Sergai Harapkan Bantuan Bedah Rumah
(Foto : Lambok Simbolon)
HARAPKAN BANTUAN : Setia Simamora (76) Menempati Bangunan Tanpa Fasilitas Air Bersih dan MCK, foto dipetik Rabu (24/3/2021).
Sergai (SIB)

Setia Simamora (76), warga Dusun II Desa Kutapinang, Kecamatan Tebingsyahbandar, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), mengharapkan bantuan dari pemerintah, khususnya program bedah rumah.

Pantauan SIB, Rabu (24/3/2021), rumah Setia Simamora sangat kontras dengan sekitarnya. Ia menempati ruangan berukuran sekitar 4x3 meter, berdinding kayu dan atap rumbia. Rumah tersebut tidak memiliki fasilitas sumber air bersih, tanpa kamar mandi maupun wc.

Arman Hutabarat (59), tetangga sekitar mengatakan sangat prihatin dengan kondisi Setia Simamora.

"Saya memang tidak ada hubungan darah dengannya, namun ikut tergerak hati. Bahkan sudah saya usulkan agar dapat bantuan BLT Lansia, namun belum terealisasi. Terkait bedah rumah, Kades pernah datang ke rumah saya dan menyampaikan kita akan bantu prosesnya," terangnya.

Kepada SIB, Setia Simamora menangis menceritakan kondisi dirinya, anak-anaknya juga tidak bisa banyak membantu karena secara ekonomi. Mereka juga susah di perantauan. Ia tinggal sendirian, sejak suaminya meninggal dunia pada 2003.

"Anak-anak ada enam orang, sudah berumah-tangga semua. Namun, karena kondisi hidup mereka juga susah, sulit juga membantu saya. Kalau hidup sehari-hari, saya bisa usahakan mencari sapu lidi dan brondolan sawit. Namun untuk perbaikan rumah, saya sangat berharap bantuan dari pemerintah. Saat ini saya dapat dapat bantuan 600 per bulan dan BPJS Kesehatan," terangnya.

Kepala Desa Kutapinang, Supriadi melalui selulernya kepada SIB, Rabu (24/3/2021), mengakui mengetahui kondisi Setia Simamora.

"Sudah kita usulkan untuk program bedah rumah, cuma belum realisasi. Ibu Simamora dapat bantuan BLT juga. Terkait kondisi rumahnya, kita juga sudah kordinasi dengan PT. Socfindo, cuma disampaikan harus langsung dengan Bappeda terkait program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)," tutupnya. (*)
Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru