Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 15 September 2026

Masyarakat Ingin Sembahyang Cengbeng di Yasobas Diimbau Terapkan Prokes Covid-19

Redaksi - Rabu, 24 Maret 2021 14:41 WIB
609 view
Masyarakat Ingin Sembahyang Cengbeng di Yasobas Diimbau Terapkan Prokes Covid-19
(Foto Dok /Yayasan Yasobas).
SEMBAHYANG : Masyarakat Tionghoa sembahyang Cengbeng di  Yayasan YASOBAS Tebingtinggi menerapkan prokes, Rabu (24/3/2021).
Tebingtinggi (SIB)

Masyarakat Etnis Tionghoa mulai melakukan upacara sembahyang Cengbeng di kompleks pemakaman Yayasan Sosial Budiamal Sukhavati (Yasobas), di Kecamatan Padang Hilir, diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

"Situasi saat ini masih pandemi Covid-19, kita imbau masyarakat yang bersembahyang mengikuti prokes Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah," kata Wakil Ketua Yasobas Tebingtinggi, Alin kepada wartawan, Rabu (24/3/2021).

Lanjutnya, setiap orang yang berziarah ke pemakaman diwajibkan menggunakan masker, menghindari kerumuman, mencuci tangan dan mengurangi mobilitas.

Alin menjelaskan, masyarakat yang ingin melakukan sembahyang Cengbeng sebelum ke pemakaman, awalnya mereka akan melakukan sembahyang di Pekong terlebih dahulu. Jika sembayang di pekong, diimbau agar yang turun atau yang melakukan sembahyang Pekong hanya 1 orang mewakili keluarga guna menghindari kerumunan.

Yang paling utama, kata Alin, masyarakat Tebingtinggi yang mau melakukan ibadah Cengbeng pada 28 Maret, 2 April dan 4 April 2021, diharapkan mendahulukan warga dari luar kota. Karena pada hari libur diberi kesempatan kepada orang luar kota yang beribadah agar bisa mengurai kepadatan pengunjung yang beribadah di lingkungan makam.

"Kita harus benar-benar menerapkan prokes Covid-19 yang dianjurkan pemerintah. Jangan sempat kita melanggar aturan tersebut dan kita bisa dibubarkan Satgas Covid Tebingtinggi, itu yang kita takutkan," kata Alin.

Alin mengajak warga Tebingtinggi yang ingin melakukan ibadah sembahyang Cengbeng, sama-sama menjaga prokes agar kegiatan sembahyang dapat berjalan baik dan selesai ibadah diharapkan langsung pulang ke rumah.

Sebelumnya ibadah sembahyang Cengbeng setiap tahunnya diperingati warga Tionghoa. Banyak masyarakat berasal dari berbagai daerah akan melakukan sembahyang makam sebagai penghormatan kepada leluhur dan keluarga mereka. Karena pandemi Covid-19 yang masih mewabah, terpaksa pihak Yasobas memberikan imbauan tegas penerapan prokes Covid-19. (*)
Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru