Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 15 September 2026

Sampah Masih Dibiarkan Mencemari Sungai Bedera

* Nelayan Semakin Menderita, Populasi Udang Menurun
Redaksi - Kamis, 25 Maret 2021 14:40 WIB
1.165 view
Sampah Masih Dibiarkan Mencemari  Sungai Bedera
(Foto SIB/Pally S)
Berserakan : Kondisi kawasan hilir Sungai Bedera di Medan Marelan, Kamis (25/3/2021) berbagai jenis sampah masih dibiarkan berserakan.
Belawan (SIB)

Berbagai jenis sampah yang sengaja dibuang sembarangan ke sungai, hingga Kamis (25/3/2021) masih dibiarkan berserakan/ mencemari Sungai Bedera di kawasan Kecamatan Medan Marelan.

Kondisi tersebut mengakibatkan, kalangan nelayan skala kecil, khususnya pencari udang semakin menderita, mereka mengalami kesulitan untuk mencari nafkah.

Bahkan pencemaran Sungai Bedera yang diduga sudah sangat parah pada bagian hilir, telah mengakibatkan menurunnya populasi udang maupun ikan, yang secara otomatis mengakibatkan pendapatan nelayan semakin jauh berkurang.

Seperti diberitakan sebelumnya, seperti yang dikeluhkan sejumlah nelayan di antaranya Khairul dan Samsul, sampah yang berserak pada permukaan air maupun yang mengambang di Sungai Bederak, sangat mengganggu upaya mereka dalam mencari nafkah di kawasan hilir Sungai Bedera, sampan motor yang akan berangkat maupun pulang dari arah laut selalu mengalami gangguan mati mesin karea baling-baling mesin terlilit sampah plastik, tali, kain serta berbagai jenis sampah lainnya yang mengambang di aliran sungai.

Sejumlah nelayan yang ditanyai wartawan Kamis siang mengatakan, terkait dengan pencemaran yang sudah tergolong parah terhadap Sungai Bedera, banyak pihak tertentu yang datang untuk melihat langsung kondisi sungai tersebut.

"Awak tidak tahu entah dari mana, tapi mereka cuma nengok-nengok aja setelah itu pergi, kemarin juga ada pembersihan, katanya dari kantor camat, yang dibersihkan seadanya saja, sekarang ya kayak ginilah, dimana-mana sampah," ujar seorang nelayan yang tidak mau menyebutkan namanya kepada wartawan.

Menurut warga lainnya, berbagai jenis sampah yang saat ini berserakan di atas permukaan air Sungai Berdera lebih banyak terbawa arus dari arah hulu sungai, selain itu adanya oknum atau pihak tertentu yang membuang sampah pada malam hari, dari atas jembatan Sungai Bedera, mereka mengendarai sepeda motor dan becak pengangkut barang.

Kalangan nelayan skala kecil di Medan Marelan berharap pihak terkait segera melakukan pembersihan sampah berserakan tersebut serta menindak para pihak yang membuang sengaja membuang sampah ke Sungai Bedera, sesuai dengan Perda Nomor 6 Tahun 2015, buang sampah sembarangan denda Rp 10 juta atau pidana kurungan selama 3 bulan penjara.(*)
Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru