Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Jembatan Tali Air Dua di Dusun Aeknauli Sergai Rusak, Petani Harapkan Perbaikan

Redaksi - Rabu, 07 April 2021 13:24 WIB
483 view
Jembatan Tali Air Dua di Dusun Aeknauli Sergai Rusak, Petani Harapkan Perbaikan
(Foto SIB / Lambok Simbolon)
RUSAK : Jembatan di Dusun Aeknauli, Desa Bandartengah, Sergai, rusak menyebabkan petani kewalahan mengangkut hasil panen. Foto dipetik Rabu (7/4/2021).
Sergai (SIB)

Jembatan Tali Air Dua di Dusun Aeknauli, Desa Bandartengah, Kecamatan Bandarkhalifa, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), rusak parah. Akibatnya para petani kewalahan mengangkut panen seperti padi, kelapa sawit dan hasil pertanian lainnya.
Situmorang (48), petani sekitar menyampaikan kepada harianSIB.com, Rabu (7/4/2021), jembatan tersebut dibangun secara swadaya oleh masyarakat sekitar lima tahun lalu. Swadaya dikumpulkan dari warga desa yang memiliki areal pertanian di sekitar lokasi jembatan.

"Setiap warga yang punya sawah di dekat sini menyumbangkan sekitar Rp. 20.000 saat itu. Sesudah terkumpul dana, warga membantu tukang membangunnya secara bersama-sama," tuturnya.

Ia menambahkan, sudah hampir setahun jembatan rusak. Padahal jembatan tersebut merupakan jalan utama yang dilewati warga menuju persawahan dan mengangkut hasil pertanian. Dengan kondisi rusak, petani terpaksa menunda hasil panen sehingga menambah biaya dan memakan waktu lama.

"Lebar tali air ini hampir 6 meter, barangkali karena struktur bangunan yang tidak terlalu kuat, atau dimakan usia makanya patah. Maklumlah kekuatan swadaya masyarakat saat itu terbatas," jelasnya.

Hal senada disampaikan Frengki (35) yang mengkhawatirkan kondisi jembatan semakin parah. "Ini tidak bisa lagi dilewati jetor atau sepeda motor bermuatan. Kalau panen jadinya kita dua kali mengelangsir. Dari lokasi sawah dipundak melewati jembatan ini, lalu ke rumah baru bisa diangkut pakai jetor," ucapnya.

Kepala Desa Bandartengah, Muhammad Nasir mengatakan sudah mengetahui perihal kondisi jembatan tersebut. Untuk usulan perbaikan sudah diajukan saat Musrembang Kecamatan 2021. Namun dikarenakan anggaran yang tidak mencukupi, maka belum bisa direalisasikan.

"Namun demikian, jika warga memang bersedia kembali untuk swadaya, maka kita siap memfasilitasi pembangunan jembatan tersebut bersama-sama dengan warga setempat," tutupnya. (*)
Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru