Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Menhub Pastikan Persiapan Angkutan Lebaran 2017 Sudah 80 Persen

* Tiket Kapal Merak-Bakauheni Bisa Dibeli Online Saat Mudik
- Sabtu, 27 Mei 2017 16:29 WIB
468 view
Jakarta (SIB) -Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi terus menggenjot persiapannya angkutan Lebaran 2017. Ia mengatakan bahwa sejauh ini persiapan itu sudah mencapai angka 80 persen.

"Sejauh ini kita sudah siap sekitar 80 persen," ujar Budi di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (26/5).

Pernyataan itu, ia sampaikan usai menggelar video conference bersama Unit Pelaksana Tugas Kemenhub di sejumlah daerah untuk mengecek persiapan lebaran tahun ini. Budi mengatakan meski koordinasi itu dilakukan secara komunikasi lisan, dia yakin pihaknya sudah siap menyambut mudik Lebaran 2017 mendatang.

"Koordinasi tadi memang sifatnya kualitatif, jadi kita tidak bisa mengambil kesimpulan pasti dari sana. Tapi paling tidak kita sudah menyentuh ke semua bandara, pelabuhan, stasiun kereta api untuk mengecek level of service-nya yang memang harus terus kita tingkatkan, tapi 80 persen kita sudah siap," jelasnya.

Budi mengingatkan yang perlu diperhatikan dan terus ditingkatkan soal pengamanan. Untuk itu, dia menyarankan agar sejumlah titik krusial mendapatkan pengamanan ekstra, salah satunya dengan mengadakan pengamanan tertutup.

"Tadi seperti yang sudah saya sampaikan, kalau pengamanan terbuka itu seperti bapak-bapak Polri dan TNI mengecek menggunakan seragam dinas. Tapi untuk mengcover pengamanan lebih kita usulkan supaya TNI dan Polri juga bisa adakan pengamanan tertutup," katanya.

"Agar lebih leluasa bisa mengamati di lapangan. Misalnya dengan menggunakan baju bebas (tidak menggunakan seragam), supaya bisa mengamati jika ada yang mencurigakan bisa langsung diidentifikasi," tambahnya.

Budi menambahkan ia juga akan meninjau persiapan mudik Ramadan 2017 beberapa daerah di luar Jawa. Tujuannya, tidak lain adalah untuk mengoptimalkan persiapan yang dilakukan.

"Ada beberapa daerah di luar Jawa yang akan kita cek yaiu Balikpapan dan Batam. Selain itu juga ada 6-8 tempat-tempat yang tadi belum siap, untuk melakukan komunikasi dengan kita yang akan kita lakukan pengecekan lebih jauh," tuturnya.

Bisa Dibeli Online
PT ASDP Indonesia Ferry akan menerapkan sistem online pembelian tiket di Pelabuhan Merak dan Bakauheni. Penerapan itu akan berlaku saat arus mudik Lebaran 2017.

Hal itu dikatakan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Faik Fahmi di Pelabuhan Merak, Banten, saat meninjau persiapan arus mudik. Selama ini, kata Fahmi, persoalan yang muncul saat arus mudik ataupun libur Natal di Pelabuhan Merak adalah penumpukan penumpang, baik penumpang pejalan kaki maupun kendaraan.

"Jadi kita lagi melakukan banyak pembenahan, kita nggak mau persoalan di Merak itu ketika Natal-Tahun Baru, Lebaran, itu berulang terus kan selalu terjadi penumpukan jumlah penumpang, kendaraan di Pelabuhan Merak karena memang polanya kan masih manual. Mereka beli tiket di loket yang kita sediakan di sini," ujarnya.

"Kita coba inovasi melakukan terobosan membuat alternatif-alternatif untuk bisa mengakses pembelian tiket di ASDP. Pertama, kita akan terapkan konsep penyeberangan yang berjadwal, jadi jadwalnya sudah jelas. Kita siapkan juga sistem online. Jadi bisa membeli tiket melalui website," tuturnya.

Fahmi melanjutkan, ke depan para penumpang yang tiba di Pelabuhan Merak ataupun Bakauheni adalah orang-orang yang sudah memiliki tiket. Sebab, permasalahan yang dihadapi di Pelabuhan Merak adalah penumpukan penumpang.

"Jadi orang yang di sini diharapkan mereka yang sudah membeli tiket tanpa harus mereka membeli di sini. Terkadang mereka menumpuk, yang berangkat 1 jam lagi dan 8 jam lagi mereka di sini ini yang menimbulkan kemacetan menimbulkan kepanikan karena antrean begitu panjang," katanya.

Pihaknya berharap, dengan diterapkannya sistem online, dalam pembelian tiket tidak terjadi penumpukan penumpang. Sementara itu, terkait dengan permasalahan lain, seperti waktu bongkar-muat kapal yang memakan waktu hingga 1 jam, Fahmi mengatakan akan melakukan pembenahan agar waktunya menjadi lebih singkat.

"Mudah-mudahan dengan pola ini, orang akan tahu, 'saya menyeberang jam 3 saya menyeberang jam 6', begitu. Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik, bisa berjalan dengan lancar dan ini tentu saja ini bukan usahanya ASDP, tetapi seluruh stakeholder yang ada di Pelabuhan Merak," ucapnya. (detikcom/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru