Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Peserta ASEM Sepakati Konektivitas Transportasi Asia-Eropa

- Kamis, 28 September 2017 18:00 WIB
481 view
Peserta ASEM Sepakati Konektivitas Transportasi Asia-Eropa
Budi Karya Sumadi
Jakarta (SIB) -Penyelenggaraan konferensi Asia-Europe Meeting, Transport Ministers Meeting (ASEM TMM) ke 4 Tahun 2017 telah selesai dilakukan di Nusa Dua, Bali. Anggota ASEM TMM dari 39 negara dan 15 organisasi internasional sepakat membangun konektivitas transportasi antar Eropa dan Asia.

"Kita memang ada beberapa hal yang kita bicarakan secara intensif. Dan dari pembicaraan itu di antaranya adalah menyetujui Deklarasi Bali," kata Menteri Perhubung RI, Budi Karya Sumadi saat jumpa pers setelah Konferensi ASEM TMM ke 4 tahun 2017, di Nusa Dua, Bali, Rabu (27/9).

Budi menambahkan ada 20 poin dalam Deklarasi Bali yang menjadi konsen ASEM TMM ke depan. Namun secara garis besar isu dalam Deklarasi Bali menjadi jembatan mengintegritas konektivitas transportasi antar Eropa dan Asia serta mensinergikan planing-planing regional.

"Banyak hal dibahas terkait konektivitas laut, konektivitas kereta api dari negara perbatasan. Sehingga disadari dengan adanya itu bangsa di Asia dan Eropa ini juga memberikan manfaat yang banyak," tutur dia.

Dalam konferensi ASEM TMM ke 4 tersebut, menurut Budi juga menyepakati tuan rumah pada konferensi dua tahun kemudian. Negara yang disepakati menjadi tuan rumah adalah Hungaria.

Sementara itu, Deputi Sekretaris Komisaris Uni Eropa, Violetta Bulc mengatakan topik konektivitas yang menjadi pembicaraan di ASEM TMM sangat esensial. Menurut dia pembahasaan tersebut tidak hanya untuk satu negara namun berpengaruh untuk seluruh dunia.

"Kami mengundang untuk ke depannya dapat membuat join deklarasi di kesempatan yang lain. Hal ini akan menjadi hal yang penting bagi masyarakat kita namun juga bagi negara," jelas Violetta.

"Kami juga membicarakan tentang otomatisasi digital transportasi. Untuk ke depannya kami juga akan membicarakan peluang kerjasama di bidang konektivitas railway, maritime, dan udara antara Asia dan Eropa," tambahnya. (detikcom/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru