Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

Bawaslu dan Polri Dinilai Tak Tegas Tangani Black Campaign

- Kamis, 19 Juni 2014 12:56 WIB
379 view
 Bawaslu dan Polri Dinilai Tak Tegas Tangani Black Campaign
SIB/ANTARA FOTO/Zabur Karuru/pd/14
REPLIKA PIALA DUNIA: Seorang warga mengamati replika Piala Dunia yang dipajang di sebuah tokoh di Pasar Senen, Jakarta, Rabu (18/6). Berlangsungnya Piala Dunia 2014 membuat permintaan piala ataupun suvenir replika Piala Dunia meningkat hingga 20 persen da
Jakarta (SIB)- Black campaign terhadap pasangan capres-cawapres di Pilpres 2014 semakin meningkat. Polri dan bawaslu dinilai tidak tegas dalam menangani kasus black campaign.

"Bawaslu dan polri tidak tegas dalam menangani kampanye hitam, tidak ada hukuman. Ya sudah mereka melakukan, ada yang di tabloid, ada yang buku," ujar Dirut Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam Seminar Nasional Yayasan Perspektif Indonesia di Plaza Bapindo, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Rabu (18/6).

Menurut Burhanuddin, pihak Bawaslu telah mengatakan kasus tabloid Obor Rakyat itu menjadi wilayahnya kepolisian, sehingga tugas polisi untuk melakukan penegakan aturan.

"Aturannya sudah jelas, biar pertarungan pilpres lebih imbang, dan tidak ada capres siapapun yang menang gara-gara kampanye hitam. Kan enggak bermartabat menang karena kampanye hitam," sindir Burhanuddin.

Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman memastikan akan mengusut semua pihak yang terlibat dalam pembuatan Obor Rakyat termasuk para penyandang dana.

"Siapa yang terlibat di dalamnya akan kita selidiki. Tapi dasarnya alat bukti dan pemeriksaan saksi," kata Sutarman (17/6).(detikcom/d)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Arab Saudi Tembak Drone di Mekkah

Arab Saudi Tembak Drone di Mekkah

Riyadh(harianSIB.com)Koalisi militer Arab Saudi menghalau drone di wilayah Makkah, Jumat (30/10/2026). Dilaporkan bahwa rudal tersebut ditem