Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 04 Oktober 2026

Pesta Partangiangan Luhutan Bolon Pomparan Raja Silahisabungan Pecahkan Dua Rekor MURI

- Rabu, 29 November 2017 14:59 WIB
846 view
 Pesta Partangiangan Luhutan Bolon Pomparan Raja Silahisabungan Pecahkan Dua Rekor MURI
Sidikalang (SIB)- Pesta Partangiangan Luhutan Bolon Pomparan Raja Silahisabungan 2017 meriah dan berjalan sukses, Jumat- Minggu (24-26/11) di halaman Tugu Makam Raja Silahisabungan Huta Silalahi Nabolak, Kecamatan Silahisabungan Dairi. Pesta dihadiri Pomparan Raja Silahisabungan se-Indonesia dan memecahkan dua rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Ketua Panitia Johannes Silalahi dalam sambutannya mengatakan, pesta tersebut merupakan wujud penyampaian syukur dan berterimakasih kepada Yang Maha Kuasa yang telah mengaruniakan berkat-Nya yang tidak ternilai kepada semua pomparan Raja Silahisabungan. Kegiatan tersebut digelar setiap tahun dan tahun ini Tungkir Raja menjadi bolahan amak (pelaksana pesta).

Pesta tersebut sudah digelar setiap tahun sejak 37 tahun lalu. Kegiatan budaya warisan Raja Silahisabungan yakni Hahomion (Manguras horbo dan mangan sipitudai) manomba hula- hula dan manortor sebagai ungkapan melepaskan rindu.

Selain itu, sebelum pelaksanaan pesta, terlebih dahulu diselenggarakan berbagai kegiatan seperti bidang pendidikan untuk tingkat SD, SMP dan SMA, kemudian dilanjutkan dengan bidang pertanian yaitu perlombaan bawang sehat. Silalahi Nabolak merupakan bagian kepingan surga Danau Toba yang salah satu tujuan wisata penting di Indonesia yang sudah ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, Letjen (Purn) Sudi Silalahi didampingi Irjen (Purn) Edison Silalahi dan Mayjen (Purn) Haposan Silalahi mewakili anak mengatakan pomparan Raja Silahisabungan sudah 37 kali berturut-turut menggelar pesta, hal itu merupakan wujud dari kesatuan keturunan Raja Silahisabungan. Kesatuan itu merupakan wujud dari falsafah Ompui yaitu Poda Sagu-Sagu Marlangan.

Pomparan Raja Silahisabungan merupakan salah satu yang konsisten melaksanakan pesta budaya Batak berturut- turut selama 37 tahun. Mereka berharap pesta tahun depan dapat ditingkatkan, sehingga lebih meriah.

Kemudian mereka berpesan kepada generasi muda pomparan Raja Silahisabungan agar bersemangat dan rajin belajar, sehingga dapat membawa nama Raja Silahisabungan semakin besar. "Generasi muda perlu mengasah dan meningkatkan kemampuan, sehingga dapat melahirkan generasi muda yang melanjutkan kepemimpinan," ucap mereka.

REKOR MURI
Pada hari yang sama, perwakilan MURI yaitu Senior Manejemen MURI Yusuf Ngadri mengumumkan dan menyerahkan sertifikat MURI, dengan dua rekor yang dipecahkan pada pelaksanaan Pesta Partangiangan Luhutan Bolon Pomparan Raja Silahisabungan 2017, yaitu Pesta Adat Berkesinambungan Terlama yakni 37 kali berturut-turut dan rekor Mardemban (makan sirih).

Peserta mardemban sebanyak 6.137 orang, hasil itu setelah dilakukan verifikasi oleh tim MURI. "Data tersebut hasil dari jumlah peserta yang hadir dalam Pesta Partangiangan Luhutan Bolon Pomparan Raja Silahisabungan 2017, sesuai daftar hadir yang tertera dalam buku," ucapnya. (B05/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru