Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 04 Mei 2026

Truk Pertamina Terbakar di Jakarta, 3 Tewas

* Tabrakan di Banjarmasin, Ibu dan Anak Tewas
- Senin, 22 Juli 2019 21:13 WIB
394 view
Truk Pertamina Terbakar di Jakarta, 3 Tewas
Ilustrasi
Jakarta (SIB) -Tiga orang dinyatakan tewas dalam peristiwa terbakarnya truk tangki Pertamina dan sebuah mobil pribadi di Gerbang Tol Wiyoto Wiyono, dari Tanjung Priok arah Cawang, Jakarta Timur. Berdasarkan data sementara, identitas dua korban tewas telah diketahui.

Dua korban tewas yang telah teridentifikasi adalah sopir dan kernet truk Pertamina. Sopir diketahui bernama Isep Abdurohman (35) dan kernet bernama Ahmat Wagiyanyo (23).

"Terdapat tiga korban meninggal. Dua korban dari mobil truk tangki Pertamina dan satu korban dari mobil pribadi," ujar Kasi Dalkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaiman kepada wartawan, Minggu (21/7).

Sementara itu, pengemudi mobil Toyota Calya yang tewas dalam peristiwa itu belum diketahui identitasnya. Mobil tersebut ikut terbakar habis dalam kejadian.

Gatot mengatakan, Sudin Damkar Jakarta Timur menerima laporan kebakaran pukul 01.45 WIB. Truk tangki Pertamina tersebut bernomor polisi B-9851-SEH, sementara mobil Toyota Calya berplat nomor B-2230-TOW. Penyebab kebakaran dipicu kecelakaan antara dua kendaraan. Akibat peristiwa ini diperkirakan kerugian mencapai Rp 1,2 miliar.

"Objek terbakar satu truk tangki Pertamina 32.000 L, B 9851 SEH dan satu mobil Toyota Calya B 2230 TOW. Bagian Kepala truk kendaraan Pertamina jatuh dari tol dan badan kendaraan atau tangki Pertamina masih berada di dalam tol, serta satu mobil Toyota Avanza," jelas Gatot.

Ibu dan Anak Tewas
Di tempat terpisah, kecelakaan antara mini bus dan motor terjadi di kawasan Jalan Ahmad Yani, Desa Jilatan Alur, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Akibatnya, pengendara motor dan penumpangnya yang merupakan ibu dan anak tewas di lokasi.

"Ibu dan anak itu tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil mini bus," kata penumpang mobil mini bus asal Kapuas, Kalimantan Tengah, Ita, di tempat kejadian, Sabtu (20/7).

Menurut keterangan Ita, korban memacu sepeda motor dengan nopol DA-6341-LBZ di jalan sambil menoleh ke belakang. Disebutkan Ita, korban tidak melihat ada mini bus yang datang dari arah berlawanan.

"Sepeda motor yang dikendarai korban langsung menabrak mobil minibus DA-8063-HH yang kami tumpangi untuk liburan dari Kapuas ke Pantai Asmara," tuturnya.

Korban tewas diketahui bernama Darwati dan anaknya bernama Rina. Korban merupakan warga Desa Karang Rejo Trans 200, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Sementara itu, saudaranya, Rusfina, yang ikut berboncengan di motor selamat dari kecelakaan maut tersebut. Namun Rusfina mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh dan saat ini dirawat di RSUD H Boejasin Pelaihari.

Secara terpisah, suami korban yang diketahui bernama Ulip mengatakan tujuan perjalanan korban dan kakak iparnya itu rencananya mau berkunjung ke tempat mertuanya di Banjarbaru. "Saya tahu kejadian kalau istri saya mengalami kecelakaan setelah mendapat telepon dari salah satu warga," ucapnya. (detikcom/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru