Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 04 Mei 2026

Koptan Juma Bolon Sebut 5 Kendala Petani di Simalungun

Mey Hendika Girsang - Senin, 04 Mei 2026 16:11 WIB
114 view
Koptan Juma Bolon Sebut 5 Kendala Petani di Simalungun
Foto : harianSIB.com/Mey Hendika Girsang
LAHAN PERTANIAN : Inilah sebagian lahan pertanian di Kabupaten Simalungun yang pengelohannya kerap terkendala akibat minimnya permodalan, lahan makin sempit, harga pupuk dan pestisida terlalu mahal serta minimnya teknologi pertanian.Foto dipetik, Senin (0

Simalungun(harianSIB.com)

Kelompok Tani (Koptan) Juma Bolon Saribudolok Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun menyebut, ada 5 kendala petani di "Bumi Habonaron Do Bona".

Kendala itu adalah masalah permodalan, lahan makin sempit, harga pupuk dan pestisida terlalu mahal, pemasaran serta minimnya teknologi pertanian.

"Inilah yang menjadi kendala utama petani, yang kerap membuat ekonomi petani stagnan," kata Ketua Koptan Juma Bolon Edwin ST, Senin (04/05/2026) di Saribudolok.

Menurutnya, dari lima kendala itu, yang paling sering dikeluhkan petani adalah permodalan dan pemasaran hasil pertanian, dimana tidak ada kepastian harga.

Baca Juga:
"Kalau cara cocok tanam dan masalah hama, sudah bisa diatasi petani. Bahkan, pestisida dan pupuk apa yang diperlukan, petani sudah paham. Masalahnya, uang untuk membeli itu," katanya.

Untuk itu, dia berharap kepada Pemkab Simalungun mengambil solusi dalam mengatasi hal tersebut, supaya kesejahteraan petani terwujud secara merata. (**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Sergai Dorong Modernisasi Pertanian, Target 10 Ton Padi per Hektare
47 Petani di Dairi Ikuti Pelatihan dan Terima Sarana Produksi Pertanian
Penjualan Singkong di Medan Makin Laris, Petani Sumut Gencar Menanam
DPRD Sumut Desak Pupuk Indonesia Atasi Kelangkaan Pupuk di Karo
PT Dairi Prima Mineral Luncurkan Program Penguatan Ekonomi Lokal Berbasis Kakao, Durian dan Kopi
Taput Kerahkan 4 Distributor, 296 Ton Pupuk Subsidi Siap ke Petani
komentar
beritaTerbaru