Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 04 Mei 2026

Doa Hari Anak Nasional 2019 Dibacakan Menurut Lima Agama

* 5 Fakta Hari Anak Nasional 23 Juli
- Rabu, 24 Juli 2019 21:26 WIB
1.024 view
Doa Hari Anak Nasional 2019 Dibacakan Menurut Lima Agama
SIB/Ant/ Dewanto Samodro
HARI ANAK: Pembacaan doa pada acara Puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2019 di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/7), menurut lima agama oleh Muhammad Fajhriyadi Hastira (Islam), Middelhauen (Kristen), Vicky Florencego (Buddha), P
Makassar (SIB) -Doa pada Puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2019 yang diadakan di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan pada Selasa (23/7) dibacakan oleh lima anak menurut lima agama yang ada di Indonesia.

"Tuhan Yesus yang Maha Pengasih, pada hari yang indah ini kami bersyukur kepada-Mu karena Engkau mempersatukan kami, anak-anak Indonesia dari seluruh persada nusantara, dari Sabang sampai Merauke, di Kota Makassar," ucap doa Putri Maria Angelina Alim menurut agama Katolik.

Middelhauen yang beragama Kristen berdoa kepada Yesus Kristus agar memberkati anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan bekal yang berkualitas, baik dalam pendidikan, karakter, maupun spiritual.

Sementara I Luh Nova Dewi yang beragama Hindu berdoa agar Hyang Widhi menguatkan rasa persatuan dan kesatuan anak-anak bangsa agar Indonesia tetap kuat dan kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan dunia.

"Sehingga bangsa kami senantiasa berada dalam lindungan dan pemeliharaanmu untuk mencapai kemakmuran rakyat Indonesia yang kami cita-citakan bersama," doa Nova.

Vicky Florencego yang beragama Buddha meminta agar dalam diri setiap anak Indonesia ditanamkan sikap optimistis, percaya diri, jujur dan kerja keras.

"Kami berlindung pada Buddha, Dharma Sangha. Jauhkanlah kami, anak-anak Indonesia dari segala bencana yang menimpa negeri kami, jauhkan kami semua dari perilaku pergaulan bebas, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, serta penyalahgunaan informasi yang menimbulkan kebencian, intoleransi, serta dapat memecah belah persaudaraan kami sesama anak bangsa," doa Vicky.

Sementara Muhammad Fajhriyadi Hastira yang beragama Islam memohon kepada Allah untuk mengampuni dan melindungi seluruh pemimpin bangsa, para guru, orang tua, serta semua anak Indonesia agar dapat menjalankan tugas dan peran masing-masing dengan penuh tanggung jawab.

"Kami mohon ya Allah, hari ini, esok, dan seterusnya, kami anak Indonesia menjadi anak yang gembira," doa Fajhri.

5 Fakta
Hari Anak Nasional dirayakan oleh seluruh anak di Indonesia. Nah, apa sih itu Hari Anak Nasional?

Sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984 tanggal 19 Juli 1984, Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli.
Berikut fakta-fakta Hari Anak Nasional yang dirangkum detikcom dari berbagai sumber:

1.Sejarah
Sejarah Hari Anak Nasional digagas pertama kali oleh Presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto pada tahun 1984. Kala itu, ia menilai anak-anak merupakan aset kemajuan bangsa sehingga perlu diberi hari peringatan.

2. Tema
Tema Hari Anak Nasional berbeda setiap tahunnya. Tahun 2019, tema yang diangkat dari Hari Anak Nasional adalah 'Peran Keluarga dalam Perlindungan Anak'. Tema ini diambil dari tagline 'Kita Anak Indonesia, Kita Gembira!'.

3. Perayaan
Event Hari Anak Nasional tahun ini diselenggarakan di lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan.

4. Hari Anak Internasional
Perayaan Hari Anak Internasional berbeda-beda di setiap negara. Untuk Hari Anak Internasional ditetapkan setiap tanggal 1 Juni, sedangkan Hari Anak Universal jatuh pada tanggal 20 November.

5. Pesan Hari Anak Nasional
Memperingati Hari Anak Nasional, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise berpesan kepada orang tua untuk memperhatikan anaknya. Harapannya, anak Indonesia bisa tumbuh menjadi lebih cerdas, berkualitas dan cinta Tanah Air.

Ia juga meminta anak Indonesia mempersiapkan diri menjadi pemimpin di masa depan dengan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Maka dari itu, setiap orang tua diminta untuk memenuhi hak dan perlindungannya.

Selamat Hari Anak Nasional! (Antaranews/detikcom/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru