Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 28 April 2026

PKS Ajukan Nurmansyah Lubis Calon Pendamping Gubernur Anies

Redaksi - Selasa, 21 Januari 2020 20:09 WIB
301 view
PKS Ajukan Nurmansyah Lubis Calon Pendamping Gubernur Anies
Ant/Aprillio Akbar
NAMA CAWAGUB DKI JAKARTA Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik (kiri) bersama Waketum DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad (tengah), dan Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Rany Maulani (kanan), menunjukkan dokumen seusai memberikan keterangan pers
Jakarta (SIB)
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengajukan nama Nurmansyah Lubis sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta yang akan mendampingi Gubernur Anies Baswedan. Sementara Partai Gerindra mengajukan Ahmad Riza Patria. Siapa Nurmansyah Lubis?
Dari banyaknya nama, akhirnya PKS memilih Nurmansyah Lubis sebagai calon wakil gubernur (cawagub) DKI. Nama Nurmansyah Lubis dan Ahmad Riza Patria ini akan segera diserahkan ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk diteruskan ke DPRD.

Berikut profil Nurmansyah Lubis:
1. Pendidikan
Besar di Jakarta, Nurmansyah Lubis mengenyam pendidikan sekolah dasar di SD Karet Belakang Pagi II Jaksel. Dan melanjutkan SMP 1 Jakarta Pusat dan SMA 7 Jakarta Barat.

Saat kuliah ia mengambil D3 di STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara). Tak puas sampai di situ, Nurmansyah juga kuliah S1 di STIE YAI Jakarta pada tahun 1995 dan S2 di STIE IPWI Jakarta pada tahun 1997.
2. Organisasi
Sebelum namanya diajukan sebagai Cawagub DKI, Nurmansyah tercatat aktif di beberapa kegiatan organisasi. Nurmansyah mengawali karier politik di PKS pada tahun 1998. Tahun 1998-2000 Nurmansyah menjadi bendahara umum PKS.

Selanjutnya pada tahun 2000-2001 Nurmansyah melangkah jadi Ketua Bidang Kaderisasi PKS. Secara berurutan, Nurmansyah dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum PKS Kebon Pala I sejak 2002-2005, Ketua Komisi Legislasi Majelis Pertimbangan Wilayah (WPW) PKS selama lima tahun sejak 2005-2010 dan Ketua Komisi Kebijakan Publik dan Kajian Strategi MPW PKS pada tahun 2010-2015.

3. Anggota DPRD DKI
Nurmansyah Lubis terdaftar menjadi anggota DPRD DKI periode 2004-2009 dan 2009-2014 dari fraksi PKS.

4. Pecinta Kopi Indonesia
Tak hanya sibuk menjadi legislatif daerah, Nurmansyah juga menjadi pecinta kopi, terutama kopi Indonesia. Bahkan Nurmansyah Lubis memiliki usaha kopi bernama Kopi Bang Ancah sejak tahun 2016.

Pemilihan Awal Februari
Surat nama baru calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta akan langsung diserahkan kepada Gubernur Anies Baswedan. Partai Gerindra menargetkan rapat paripurna pemilihan dilakukan pada awal Februari 2020.

"Setelah surat diterima akan disampaikan kepada Pak Gubernur. Karena surat ditujukan kepada Pak Gubernur. Biasanya paling telat besok pagi (Gubernur) kirim surat ini ke DPRD. Di DPRD akan terjadi proses," ucap Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik kepada wartawan di Ruang Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (20/1).

Setelah surat nama baru cagub masuk, akan dibentuk panitia pemilih (panlih). Lalu, acara pemilihan wagub akan segera dilakukan.
"Pertama, bentuk panlih karena tatib (tata tertib) sudah selesai. Kemudian ada Bamus menetapkan jadwal pemilihan paripurna (pemilihan). Insyaallah mungkin paling telat awal bulan (Februari) selesai," kata Taufik.

Diketahui, partai pengusung Gubernur Anies, PKS-Gerindra, sudah mengusulkan nama baru cawagub DKI, yaitu Nurmansyah Lubis dari PKS dan A Riza Patria dari Gerindra. Dua nama ini menggantikan nama yang lama dari PKS, yaitu Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

"Saya bawa surat yang ditujukan kepada gubernur yang ditandatangani oleh kedua belah pihak. Surat ini cabut surat terdahulu, di surat ini sudah setuju dua nama. Satu, Nurmansyah Lubis dan Ahmad Riza Patria," ucap Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad,

Surat tersebut ditandatangani oleh dua partai pengusung, baik Gerinda maupun PKS, dari tingkat pusat sampai DKI Jakarta. Pejabat partai yang membubuhkan tanda tangan tersebut adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Presiden PKS Sobihul Iman, dan Sekjen PKS Mustafa Kamal.

Lalu, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik, Sekretaris DPD Gerindra DKI Jakarta Husni Thamrin, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Sakhir Purnomo, dan Sekretaris Umum PKS Agung Yulianto.

Tanda tangan basah disertai meterai Rp 6.000 dipasang di surat tersebut. Ada pula cap dari masing-masing tingkatan partai. (detikcom/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat