Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 28 April 2026

Banjir di Underpass Kemayoran, Istana: Pemprov DKI Setop Berpolemik

Redaksi - Senin, 27 Januari 2020 20:34 WIB
144 view
Banjir di Underpass Kemayoran, Istana: Pemprov DKI Setop Berpolemik
news.detik.com
Ilustrasi
Jakarta (SIB)
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono angkat bicara terkait klaim Sekretaris Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Dudi Gardesi yang menyebut underpass Kemayoran yang kebanjiran ada di bawah wewenang pemerintah pusat. Heru mengajak Pemprov DKI duduk bareng mengatasi permasalahan ini.

"Saya minta jajaran pejabat pemda DKI, khususnya dalam menangani banjir agar tidak berpolemik, tapi harus bersinergi. Mari kita bersama-sama mengatasi banjir ini, kita utamakan kelancaran pelayanan publik dan kepentingan masyarakat," ucap Heru dalam keterangan tertulis, Minggu (26/1).

Heru berharap sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah lebih diutamakan dibanding harus berpolemik di media. Heru menyebut pembangunan underpass Kemayoran tentunya telah melalui pembahasan antara daerah dan pusat.
"Pasti sudah ada design engineering yang telah dibahas bersama antara Tim DKI dan Kementerian PU," kata Heru.

Untuk itu, Heru mengajak pemerintah DKI Jakarta duduk bersama membahas masalah tersebut. "Saya rasa mari kita bersama-sama berdiskusi membahas apa yang menjadi kendala di lapangan, bukan seperti yang dilakukan Sekretaris Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta berbicara di media," ujar Heru.

Sebelumnya, saat ditanya terkait banjir di underpass Kemayoran, Sabtu, 25 Januari 2020, Sekretaris Dinas Sumber Data Air DKI Jakarta mengatakan permasalahan banjir di area Kemayoran berada di bawah wewenang Kementerian Sekretariat Negara (pemerintah pusat).

Masih Banjir
Sementara itu, Underpass Kemayoran masih terendam air. Air masih menutup akses jalan.
Pantauan Minggu, personel gabungan berjibaku menyedot air dari underpass Kemayoran. Tampak pompa mobile dikerahkan.
Penyedotan air dilakukan oleh petugas TNI AL, Suku Dinas Sumber Daya Air dan pemadam kebakaran. Ada tiga set pompa mobile yang dikerahkan.

Petugas terlihat sibuk menyambungkan selang air agar bisa sampai ke genangan air di Underpass Kemayoran. Ketinggian air di bagian tengah underpass Kemayoran mencapai 1,5 meter.

"Ketinggian kurang-lebih 1,5 meter. Yang tengah ya, yang paling dalam, kan ini (underpass Kemayoran) bentuknya cekungan, yang paling dalam 1,5 meter," kata Palaksa Denma Koarmada I TNI AL Letkol Laut (P) Maswedi di lokasi.

Maswedi menambahkan, air telah surut sekitar 1 meter. Dia menjelaskan, ketinggian air kemarin pagi tadi sekitar 2,5 meter.
"Dari tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB kita (TNI AL) turun. Baru 2 jam sudah segini. Tadi di tengah itu ketinggian sekitar 2,5 meter. Sekarang 1,5 meter," ujarnya.

Dia pun yakin air di underpass Kemayoran akan surut secara keseluruhan. Bila turun hujan pun, lanjut Maswedi, dia yakin tak menyulitkan penyedotan air di underpass Kemayoran.
"Selama air dari Danau Sunter nggak (meluap) ke sini (underpass Kemayoran), aman," sebut Maswedi. (detikcom/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat