Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 02 Mei 2026

6 WNI Masuk Batam dari Singapura Negatif Corona

* Antisipasi Corona, Kapal Australia di Kalteng Diperiksa Kemenhub
Redaksi - Senin, 10 Februari 2020 20:30 WIB
247 view
6 WNI Masuk Batam dari Singapura Negatif Corona
sumselupdate.com
Ilustrasi
Batam (SIB)
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), memastikan 6 warga negara Indonesia (WNI) dari Singapura yang masuk ke wilayah Batam tak terjangkit virus Corona. Keenam WNI dinyatakan sehat.

"Benar pemerintah Indonesia mendapatkan notifikasi dari pemerintah Singapura tentang ada beberapa WNI yang diduga kontak dengan Coronavirus" kata Kadinkes Tanjungpinang, Rustam, saat dihubungi, Minggu (9/2).

Rustam menuturkan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjungpinang dan Biddokkes Polda Kepri untuk melacak keberadaan 6 WNI yang dimaksud. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugiantono, lanjut Rustam, juga sudah bertemu langsung dengan Wali Kota Tanjungpinang, H Syahrul, untuk membahas langkah pencegahan dan antisipasi.

"Tim Dinkes bersama KKP serta Biddokkes Polda Kepri sudah turun bersama dan menelusuri nama yang dimaksud dalam notifikasi untuk melakukan investigasi dan observasi," jelas Rustam.

Dalam pertemuan tersebut, H Syahrul ada anggota forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) dan para ahli medis. Mereka kemudian melakukan pemeriksaan terhadap 6 WNI yang dimaksud.

"Hasil observasi menunjukkan bahwa pada seluruh nama yang disebut tidak ditemukan tanda dan gejala demam, batuk, apalagi sesak napas. Keenamnya dalam keadaan sehat," tegas Rustam.

Rustam menuturkan 6 WNI tersebut masuk ke Batam pada 30 Januari 2020. Meski kondisinya saat ini sehat, tim medis dari Dinkes Tanjungpinang tetap akan menerapkan observasi atas 6 WNI itu hingga 13 Februari nanti.

Selama masa observasi, sambung Rustam, 6 WNI dibatasi ruang kontaknya dengan orang lain. Selain itu, tim dari Dinkes mengambil sampel usap tenggorokan untuk memastikan lagi ada atau tidaknya Coronavirus pada diri 6 WNI.

Diperiksa Kemenhub
Sementara itu, Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) memperketat pemeriksaan, khususnya kesehatan para penumpang dan awak kapal wisata MV. Coral Adventure yang berlabuh di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona via laut.

Kepala KSOP Kelas IV Kumai, Capt. Wahyu Prihanto mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan dari 36 orang ABK dan 41 orang penumpang, tidak ditemukan gejala demam lebih dari 38°C di mana rata-rata 36.5° C, serta tidak ada gejala sesak nafas, batuk dan pilek.

"Pukul 06.00 WITA petugas memulai kegiatan dengan melakukan komunikasi dengan kapten kapal untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh seluruh awak kapal dan penumpang kapal, serta dilanjutkan dengan pemeriksaan sanitasi kapal, pemeriksaan hospital room, pemeriksaan vektor dan BPP di atas kapal dan terakhir dokumen kesehatan kapal," ujar Wahyu dalam keterangannya, Minggu.

Kata Wahyu, proses tersebut berlangsung selama 2 jam dari pukul 07.00 WITA sampai dengan pukul 09.00 WITA. Wahyu menjelaskan pemeriksaan yang telah diberikan dari pintu masuk pertama di Indonesia (Belitung) dapat dilaporkan bahwa semuanya tidak terdapat gejala demam, batuk dan lain-lain.

Sebagai informasi, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kumai dengan menggunakan kapal patroli Armada KN.P. 489 dan Sea Rider KPLP bersama dengan KPPP, POL AIR, POS TNI AL, KKP, Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat, Imigrasi serta Bea Cukai melakukan pemeriksaan terhadap kapal wisata asing MV. Coral Adventure yang berlabuh di Kabupaten Kotawaringin Barat. (detikcom/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru