Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 28 April 2026

Pemerintah Harus Fokus Menangani Dampak Pandemi Covid 19

Redaksi - Minggu, 04 Oktober 2020 17:20 WIB
306 view
Pemerintah Harus Fokus Menangani Dampak Pandemi Covid 19
Foto Dok
Dr. Hinca I.P. PanjaitanXIII, SH, MH, ACCS.
Jakarta (SIB)
Anggota Komisi III DPR RI dari Partai Demokrat Dr. Hinca I.P. Panjaitan XIII, SH, MH, ACCS berpendapat sebaiknya Pilkada serentak 9 Desember mendatang ditunda supaya pemerintah fokus menangani Pandemi Covid-19 yang dampaknya sangat meluas.

“ Pademi Covid-19 itu sudah mendunia, sementara di Indonesia jumlah manusia yang terpapar terus meningkat dari hari ke hari, meskipun di banyak negara lain sudah mulai landai atau menurun,” kata Hinca Panjaitan kepada wartawan, Sabtu (3/10) di Jakarta.

Sekjen Partai Demokrat periode 1915 s/d 1920 ini melihat hingga saat ini belum ditemukan cara yang tepat untuk mengatasinya.

Makanya, ada baiknya, energi Indonesia sebagai bangsa melalui APBN difokuskan untuk mengatasi Covid-19, karena dampaknya sangat mengancam kelangsungan hidup umat manusia.

“Saya kira merupakan kewajiban negara mengatasinya sesuai isi Pembukaan UUD 1945 bahwa negara didirikan untuk melindungi tumpah darah Indonesia terutama warganegaranya dari semua ancaman termasuk ancaman pandemi Covid-19,” kata Hinca Panjaitan sambil menambahkan di lain sisi memang negara wajib menjamin terlaksananya hak masyarakat dalam demokrasi, termasuk Pilkada serentak tahun 2020, walaupun harus diakui kalah kelas jika dibandingkan dengan faktor kesehatan manusia.

Politisi kondang kelahiran Asahan, Sumatra Utara, 25 September 1964 ini mengemukakan, dalam pelaksanaan pesta demokrasi Pilkada 9 Desember 2020 mendatang diharuskan adanya perjumpaan sesama manusia antara pemilih dengan yang dipilih bahkan berjabat tangan dan mata saling bertatapan sejak pendaftaran, kampanye sampai pencoblosan.

Karena itu, pada pelaksanaannya harus diperhatikan dan dilakukan beberapa hal, misalnya menjaga jarak, jangan berkerumun dan harus pakai masker.

Makanya, jika Pilkada dipaksakan sesungguhnya sama artinya memaksakan orang berjumpa. Padahal, adalah tugas semua pihak, untuk secara bersama-sama berupaya mengurangi penyebaran Covid-19. (J01/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat