Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 28 April 2026

Konjen RRT dan Perhimpunan MITSU Salurkan 3000 Paket Sembako kepada 22 Lembaga Adat

Redaksi - Selasa, 20 Oktober 2020 17:21 WIB
832 view
Konjen RRT dan Perhimpunan MITSU Salurkan 3000 Paket Sembako kepada 22 Lembaga Adat
Foto Dok/MITSU
SERAHKAN BANTUAN: Ketua Harian Perhimpunan MITSU Juswan Tjoe didampingi Wakil Ketua Teh Kia Tjoh mewakili Konjen RRT di Medan Mdm Qiu Wei Wei menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada Ketua FPK Kota Medan Wan Syaifuddin didampingi Wakil
Medan (SIB)
Konjen Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Medan dan Perhimpunan Masyarakat Indonesia Tionghoa Sumatera Utara (MITSU) menyalurkan bantuan 3000 paket sembako kepada 22 lembaga adat di Medan melalui Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Medan.

Penyerahan bantuan itu dilaksanakan di Gedung MITSU Kampus Hijau Sekolah Tinggi Bahasa Asing Persahabatan Internasioanl Asia (STBA-PIA), Jumat (16/10) via online sehubungan suasana pandemi Covid-19.

Paket sembako itu terdiri dari 10 Kg beras, 2 Kg gula dan 2 liter minyak goreng sebanyak 2000 paket dari Konjen RRT di Medan dan 1000 paket dari Perhimpunan MITSU.

Bantuan diserahkan Ketua Harian Perhimpunan MITSU Juswan Tjoe mewakili Konjen RRT di Medan, Madam (Mdm) Qiu Wei Wei dan Ketua Umum Perhimpunan MITSU Fajar Suhendra kepada Ketua FPK Kota Medan, Prof Wan Syaifuddin MA PhD didampingi Wakil Ketua Dr dr H Delyuzar MKed (PA) Sp PA (K) dan Sekretaris Arwin Harahap MSi mewakilil para tokoh etnis/lembaga adat di Kota Medan.

Madam Qiu Wei Wei dalam sambutannya secara online mengemukakan, sejak merebaknya pandemi, Tiongkok dan Indonesia telah saling membantu dan saling memberikan dukungan yang kuat dan bantuan yang tulus. Presiden RRT Xi Jinping dan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), ujar Qiu Wei Wei, telah melakukan komunikasi melalui telepon sebanyak tiga kali dan saling bertukar surat dan telegram.

"Kedua Negara terus memerkuat kerjasama memerangi pandemi dan pemulihan ekonomi. Pada 9 Oktober 2020 ketika Anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi bertemu dengan Utusan Khusus Presiden Indonesia yang juga merupakan pemimpin kerjasama dengan Tiongkok dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Panjaitan menyatakan bahwa tahun ini menandai peringatan 70 tahun pembentukan hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Indonesia,” sebut Mdm Qiu Wei Wei.

Dia menambahkan, kesempatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh kedua negara untuk terus memantapkan rasa kepercayaan politik dan memperdalam kerjasama yang saling menguntungkan dengan memerangi pandemi dan pemulihan ekonomi sebagai dua jalur utama.

“Semoga bantuan sembako yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan disalurkan kepada masyarakat etnis/lembaga adapt yang berhak, khususnya yang terdampak Virus Corona atau Covid-19 yang masih mewabah,” harap Mdm Qiu Wei Wei.

Sebelumnya, Juswan Tjoe selaku Ketua Harian Perhimpunan MITSU mewakili Fajar Suhendra Ketua Umum Perhimpunan MITSU dalam kesempatan tersebut menyatakan, MITSU mewakili Konjen RRT memberikan bantuan sembako kepada masyarakat etnis/lembaga adat yang ada di Kota Medan yang penyalurannya melalui FPK Kota Medan.

Bantuan yang diberikan tersebut dapat disalurkan dan bermanfaat bagi masyarakat etnis/lembaga adat yang menerimanya,” tutur Juswan Tjoe sembari berharap agar semua etnis/lembaga adat yang ada di Sumut saling membantu dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

Sementara, Ketua FPK Kota Medan Prof Wan Syaifuddin menyampaikan terima-kasih kepada Pemerintahan RRT dalam hal ini Konjen RRT di Medan dan Perhimpunan MITSU yang telah memberikan 3000 paket sembako yang akan disalurkan kepada kurang lebih 22 masyarakat etnis/lembaga adat yang ada di Medan.

Penyerahan paket sembako itu dirangkai dengan serah terima Surat Pengganti Antar Waktu (PAW) almarhum Ardjan Leo yang telah meninggal dunia beberapa pekan lalu kepada Darsen Song dan Halim Loe yang ditunjuk oleh Perhimpunan MITSU sebagai representative etnis Tionghoa di Kepengurusan FPK Kota Medan.

Acara itu dihadiri para tokoh masyarakat etnis/lembaga adat yaitu Melayu diwakili Wan Syaifuddin, etnis Karo diwakili Sadakata Gintingsuka, Nias diwakili Martinus Lase, Pakpak Lister Berutu, Simalungun Jaruslin Saragih, Mandailing Ahmad Raja Nasution, Angkola Arwin Harahap, Padanglawas Alam P Lubis, Pesisir Tapanuli Tengah Abdul Rajab Pasaribu, Batak Toba Sumurung Simorangkir, Aceh Bustami Usman, Minangkabau H Delyuzar, Betawi Irwansyah, Sunda Jejen Kusmawan, Jawa H Benny Soebardjo, Ambon/Maluku Robby Lesbata, Bali I Wayan Dirgayasa, Minahasa (Sulawesi Utara) Rolly Piay, Makasar/Bugis H Marwan Bugis, Arab Farid Bashel, India/Tamil Martha Riswan dan perwakilan etnis Tionghoa Darsen Song serta jajaran Pengurus Perhimpunan MITSU lainnya di antaranya Robert Go, Teh Kia Tjoh, Peter Suhendra dan Iwan Hartono Alam dan lainnya. (Rel/R15/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat