Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026

Kongres AJI, Nasib Koresponden Daerah Jadi Isu di Perebutan Ketua Umum

- Selasa, 25 November 2014 20:19 WIB
402 view
Jakarta (SIB)- Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) akan menggelar Kongres IX di Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) nanti. Empat nama mencuat ke permukaan untuk memperebutkan posisi Ketua Umum (Ketum) untuk periode tiga tahun ke depan, 2014-2017.

Kongres digelar dari 27-29 Desember 2014 dan diikuti oleh para delegasi dari 34 AJI Kota dan tiga AJI Kota Persiapan. Beragam isu akan mereka angkat untuk bekal merebut kursi AJI 1, salah satunya adalah mengenai nasib koresponden di daerah dan juga profesionalisme wartawan.

Adapun empat nama calon ketua umum yang menyatakan diri untuk maju sebagai Ketua Umum adalah, Abdul Manan (Redaktur Tempo) dan berpasangan dengan Rinjani (Jurnalis Forbes) sebagai calon Sekretaris Jenderal (Sekjen). Selain itu, ada Suwarjono (Pemimpin Redaksi Suara.com) menyatakan akan berpasangan dengan Arfi Bambani (Kepala Kompartemen Nasional, Politik dan Metropolitan Viva.co.id).

Sementara, Iman Dwi Nugroho (CNN Indonesia) dan Ruslan Sangadji (Koresponden The Jakarta Post), masing-masing belum menentukan calon Sekjen.
Dikutip dari keterangan pers yang diterima detikcom, Minggu (23/11), pasangan Manan-Rinjani menyatakan jurnalis akan menghadapi banyak tantangan di masa mendatang, terutama terkait kesejahteraan jurnalis. Di sisi lain, industri media menuntut profesionalisme jurnalisnya. Tentu saja profesionalisme tersebut harus dibarengi dengan upah laik.

"Maka prioritas kami memperjuangkan kesejahteraan jurnalis, termasuk koresponden di daerah, selain perjuangan AJI di bidang kebebasan pers dan kompetensi jurnalis," ujar Manan.

Berbeda dengan Manan, mantan Ketua AJI Surabaya Iman D Nugroho lebih menyoroti persoalan posisi tawar organisasi antar sesama organisasi dan pemerintahan. Iman menyoroti soal kualitas anggota AJI yang merata di seluruh Indonesia melalui pelatihan dan pendidikan jurnalistik.

Mengenai pendampingnya di Kongres, dia mengaku masih melakukan penjajakan, salah satunya adalah mantan Ketua AJI Padang Hendra Makmur.

Ruslan Sangadji atau yang akrab dipanggil Ochan masih menutup rapat soal nama calon pendampingnya. Namun, dia menyatakan siap bertarung dalam kongres yang digelar perdana di Sumatera itu. Ochan membawa isu mengenai perkembangan AJI kota yang merata dan adil.

"AJI perlu lebih adil terhadap perkembangan AJI Kota. Saya bertekad menciptakan keadilan di AJI," kata mantan Ketua AJI Palu itu.

Pasangan Suwarjono dan Arfi Bambani menitikberatkan program pada peningkatan kemampuan anggota, sehingga mampu memanfaatkan berbagai peluang yang ada di industri media yang kian berkembang di era sentralisasi kepemilikan media.

"Kami juga ingin menuntaskan ide-ide besar yang sudah dirintis tiga tahun terakhir untuk membangun AJI lebih kuat. Juga membangun program jaminan sosial, dana abadi dan sekolah jurnalisme,” kata Sekjen AJI Indonesia periode 2011-2014 itu.

Selain peningkatan skil anggota, Jono menekankan pentingnya meningkatkan posisi tawar AJI di tingkat nasional maupun internasional. (detikcom/d)   

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru