Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026

Menteri Susi Minta Nelayan Berani Lawan Pelaku Illegal Fishing

- Kamis, 27 November 2014 20:15 WIB
311 view
Jakarta (SIB)- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta nelayan berani melawan pelaku illegal fishing. Bila ada kapal-kapal pelaku illegal fishing agar dilaporkan ke pihak berwajib.

"Saya sudah terima proposal dari ketua nelayan Bengkulu, kami juga ingin menertibkan peralatan terlarang kapal asing. Mohon lapor ke aparat setempat dari TNI AL, kepolisian," jelas Susi di Bengkulu saat berdialog dengan nelayan, Rabu (26/11).

"Troll itu sudah dilarang sejak dulu, tinggal penertiban saja, setuju kan?" tanya Susi ke nelayan. "Setuju," jawab nelayan.

Troll merupakan pukat harimau yang merugikan nelayan-nelayan kecil. Pukat harimau menjaring ikan hingga yang terkecil.

"Alat troll itu merusak lingkungan, produktivitas tak berjalan baik," jelas Susi.

Ke depan, Susi juga akan memberikan bantuan mesin es serta genset ke nelayan. Juga kartu untuk membeli solar ke SPBU terdekat.

"Program PUM, mesin es masuknya Januari, 10 mesin es kapasitas 1,5 ton berikut gensetnya. Pembangunan perumahan, setelah tanahnya selesai dengan Pelindo, ke depan kita buat kartu nelayan bisa ambil di SPBU terdekat," tutur Susi.

Diberantas

Sebelumnya, Presiden Jokowi mendapat permintaan khusus dari nelayan Bengkulu. Mereka berharap agar Jokowi serius dan berani memberantas praktik ilegal fishing.

"Dalam sejarah baru bapak presiden datang ke tempat kami," terang seorang pria perwakilan nelayan.

Pria itu kemudian menyebut kalau para pelaku ilegal fishing merugikan petani. Mereka kapal besar dan menggunakan peralatan terlarang.

"Ibu Susi adalah ibu kami sebagai nelayan. Seiring jalan, kami atas nama nelayan Bengkulu memohon untuk memberantas ilegal fishing yang menggunakan peralatan terlarang. Kami ucapkan terima kasih," jelas pria itu mewakili rekan-rekannya. (detikcom/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru