Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026
Blusukan ke Lokasi Bekas Kebakaran Lahan di Riau

Presiden Jokowi Minta Tidak Lagi Terjadi Kebakaran dan Lahan di RI

*Perintahkan Menhut Tinjau Ulang Perusahaan Konversi Gambut
- Jumat, 28 November 2014 19:54 WIB
223 view
Pekanbaru (SIB)- Presiden Jokowi dalam blusukannya ke lokasi bekas kebakaran lahan di Riau. Dia minta kebakaran hutan dan lahan tidak lagi terjadi di Indonesia.

Hal itu disampaikan Jokowi setelah blusukan ke lokasi bekas kebakaran lahan di Kec Sei Tohor, Kabupaten Meranti, Riau, di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Kamis (27/11).

Jokowi di lokasi itu menyebutkan bersama masyarakat sama-sama membendung air kanal agar tidak terjadi kekeringan.

"Tadi saya meninjau langsung ke lokasi bekas kebakaran. Di sana tadi bersama masyarakat membendung kanal. Ini perlu ditata kembali agar tidak terjadi kekeringan," kata Jokowi.

Jokowi meminta pemerintah daerah harus membantu masyarakat menata kanal di sekitar kawasan hutan. Penataan kanal yang baik diharapkan bisa menjadi model bagi daerah lain agar pengelolaan gambut secara lestari bisa diterapkan.

"Tahun depan saya akan kembali lagi ke sini untuk melihatkan perbaikan itu. Saya harap tidak ada lagi kebakaran hutan di sini," kata mantan Gubernur DKI ini.

Masih menurut Jokowi, mengkonversi lahan gambut menjadi tanaman monokultur jika menimbulkan hama itu akan dievaluasi di Kementerian Lingkungan dan Kehutanan.

"Kalau memang perusahaan yang mengkonversi lahan gambut bisa merusak ekosistem, ya itu akan dievaluasi lagi. Biar Kementerian Lingkungan dan Kehutanan yang akan memutuskan," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, bencana kebakaran tidak hanya terjadi di Riau, tetapi di banyak wilayah di Indonesia. "Kebakaran lahan juga terjadi di Jambi, Sumsel dan Kalimantan. Jadi ke depan jangan terulang lagi," tegasnya.

Jokowi juga meminta pemerintah memetakan wilayah di Riau secara lebih baik. "Pemetaan yang benar akan menjaga ekosistem hutan tropis di Riau kita agar tidak rusak," kata Jokowi.

Perintahkan Menhut Tinjau Ulang

Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Kehutanan Siti Nurbaya untuk meninjau ulang perusahaan yang mengkonversi lahan gambut di Kabupaten Meranti, Provinsi Riau.

"Perusahaan-perusahaan yang mengkonversi gambut menjadi tanaman monokultur sudah saya sampaikan ke Menhut agar ditinjau kembali," kata Jokowi usai blusukan titik api di Meranti Riau kepada wartawan.

Jika aktivitas perusahaan yang menanami lahan gambut dengan tanaman sawit itu dianggap mengganggu ekosistem maka harus segera diambil tindakan.

"Kalau mengganggu ekosistem, juga menyebabkan seperti tadi di lapangan, disampaikan sagu (tanaman) kena tonggeret (serangga) gara-gara tanaman monokultur, cek di lapangan langsung diputuskan," jelas Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga mengatakan agar bupati memperhatikan pembuatan kanal. Hal ini penting karena untuk mengatur air dan membuat lahan gambut selalu basah sehingga kebakaran hutan bisa diminimalisir.

"Kalau memang itu adalah pekerjaan yang benar dan tahun depan tidak ada kebakaran lagi, itu bisa jadi model provinsi lain, karena yang terbakar bukan hanya Riau, tapi Jambi, Sumsel, dan Kalimantan," katanya.

Blusukan Jokowi dilakukan dari pukul 07.00- 11.00 WIB. Jokowi terbang naik helikopter TNI AU Super Puma bersama Ibu Iriana, Mensesneg Pratikno, Menteri Kehutanan Siti Nurbaya dan Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. (detikcom/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru