Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 06 September 2026
Rebut Piala Hasri Ainun Habibie

SMA Soposurung Juara Olimpiade Online Nasional 2014

- Rabu, 17 Desember 2014 15:13 WIB
1.084 view
 SMA Soposurung Juara Olimpiade Online Nasional 2014
Ilham Habibie didampingi staf ahli Mendikbud menyerahkan medali kepada siswa Sman2 Balige yang menjadi juara olimpiade online nasional 2014 di jakarta, Rabu (17/12)
Jakarta (SIB)- SMA Negeri 2 Balige yang lebih dikenal dengan SMA Soposurung berhasil mendominasi Olimpiade Science Online Nasional 2014 tingkat SLTA. Untuk kategori IPA, SMAN 2 Balige berhasil menyabet juara 1 dan juara 3. Adapun juara 2 diduduki oleh SMAN 1 Genteng Banyuwangi, Jawa Timur. Untuk Kategori IPS, SMAN 2 Balige berhasil duduk diperingkat kedua dibawah SMAN 1 Genteng , Banyuwangi dan peringkat 3 SMAN4 Denpasar. Atas prestasi ini, SMAN2 Balige dianugerahi Piala Hasri Ainun Habibie 2014.

"Atas prestasi ini SMAN2 Balige berhak atas Piala Hasri Ainun Habibie tahun 2014," ujar M. Andi Zaky,  Direktur Yayasan Orbit, selaku penyelenggara di Jakarta, Rabu (17/12/2014).

Siswa Asrama Yasop yang menjadi juara satu kategori IPA terdiri , Fransiskus Sitompul, Christy Simarmata, Roky Sitinjak, Sandiego Parhusip dan Elva Simarmata. Adapun peringkat 3 terdiri dari Martohap Matondang, Uios Purba, Mario Gultom, Michael Sihombing dan Angela Situmorang. Sedangkan peringkat 2 kategori IPS terdiri dari  Dion Sianipar, Fina Saragih, Louis Anggryani, Veronica Pasaribu dan Tiara Berlian.

Zaki mengatakan, Olimpiade Online Nasional 2014 diikuti oleh 5400 siswa dari 1040 sekolah yang berasal dari 32 provinsi.  Untuk sampai ketahap final, setiap peserta harus lolos seleksi tingkat kabupaten/kota, kemudian tingkat provinsi dan masuk ke babak semifinal. "Yang lolos semifinal maju kebabak final untuk menentukan juara,"ujar Zaky.

Sementara itu, Ilham Habibie selaku pembina Yayasan Orbit mengatakan penyelenggaraan olimpiade ini merupakan gagasan Hasri Ainun dan BJ. Habibie yang memiliki kesamaan keinginan memajukan bangsa Indonesia melalui Iptek. Untuk itu diawal tahun 1990 an Hasri Ainun Habibie mendirikan Yayasan Orbit sebagai saran untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan dibidang iptek. "Tujuannya tentu mendorong generasi muda lebih tertarik mempelajari iptek dan penerapannya dalam kehidupan nyata,"ujar Ilham Habibie.

Habibie Sapa TB Sebagai Teman Seperjuangan


Sementara itu melalui telekonferens, mantan Presiden RI BJ. Habibie juga menyapa langsung para siswa yang menjadi juara dalam olimpiade ini. Dalam sambutannya, suami Hasri Ainun ini mengatakan dengan mengikuti olimpiade ini, para siswa selaku generasi penerus sudah memiliki nilai tambah dibidang iptek yang sangat berguna sebagai bekal dalam melanjutkan pendidikan kedepan. "Kalian harus terus meningkatkan kemampuan berfikir dan selalu fokus. Fokus menjadi modal mengatasi masalah,"ujar BJ. Habibie.

Disela sambutannya, BJ. Habibie secara khusus juga menyapa penggagas dan pendiri Yayasan Soposurung TB. Silalahi dengan sapaan sebagai teman seperjuangan. "Horas Pak TB. Silalahi," sapa Habibie.

Habibie menyebut TB. Silalahi sebagai teman seperjuangan dalam memajukan pendidikan dan iptek di Indonesia. "Kami tergabung dalam tim yang menjadi ujung tombak dalam memajukan pendidikan dan iptek di Indonesia. Saat saya menjadi menristek, TB Silalahi menjadi Menpan. Saya juga 20 tahun lalu sudah mengunjungi pusat pendidikan yang dibangun TB. Silalahi di Balige. Sayang saya tidak bisa langsung hadir di acara ini. Saya ingin memeluk Pak TB. Silalahi, sudah lama tidak bertemu"ujar BJ. Habibie.

Sebelumnya, TB Silalahi yang didampingi pengusaha Wesly Silalahi mengingatkan BJ. Habibie bahwa 20 tahun lalu pernah berkunjung ke SMAN2 Balige. Saat ini SMA yang dikunjungi tersebut berhasil menduduki peringkat pertama dan ketiga SLTA kategori IPA dan peringkat kedua SLTA kategori IPS Olimpiade Online Nasional 2014. "Hebatnya, kelompok siswa SMAN2 Balige yang menjadi juara dua kategori IPS adalah siswa dari jurusan IPA. Semua siswa yang menjadi juara ini adalah anak anak asama Soposurung. Saya bangga dengan mereka, "ujar TB.Silalahi.

Prestasi  ini juga kata TB. Silalahi adalah buah dari prinsip kerjasama tim yang dikembangkan dan menjadi filosopi Yasop selama ini. "Kita mendukung prestasi tim diatas prestasi perorangan. Ini sesuai dengan philosopi kita," jelas pendiri museum Batak ini. (BR7)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru