Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 06 September 2026

Tanggul Lumpur Lapindo Jebol Lagi, RS Tergenang

- Jumat, 19 Desember 2014 11:38 WIB
238 view
Sidoarjo (SIB) - Tanggul penahan lumpur Lapindo di titik 73B yang berada di Desa Kedungbendo, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo kembali jebol, Rabu (17/12) petang. Jebolnya tanggul diperkirakan, mencapai lebar 5-6 meter. Karenanya, luberan air lumpur Lapindo Porong itu kini menggelontor ke wilayah Desa Kedungbendo dan Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin. Sebab, Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) belum bisa berbuat banyak karena terkendala cuaca.

"Alat berat tidak bisa mendekati titik 73B yang lembek akibat diguyur hujan deras. Akan kita upayakan semaksimal mungkin apa yang bisa dilakukan agar gelontoran air lumpur itu tidak sampai menerjang lebih jauh pemukiman padat penduduk," ujar Humas BPLS, Dwinanto Hesty Prasetyo, Rabu malam.

Ia menambahkan, air lumpur saat ini mengalir ke Desa Kedungbendo dan Desa Gempolsari Kecamatan Tanggulangin. Tanggul ini juga pula jebol beberapa pekan lalu dan diperbaiki dengan cara manual dengan bendungan dari karung pasir dan alat bambu. Tapi karena diguyur hujan lebat, tanggul jebol selebar sekitar 6 meter, ujar Dwinanto sambil menambahkan, sampai sore itu hujan deras masih belum juga mereda.

Sementara itu Kepala Desa Gempolsari, Abdul Haris yang dihubungi terpisah membenarkan, bahwa tanggul di titik 73B jebol lagi, sehingga air disertai lumpur kembali masuk ke rumah warga. "Air dan lumpurnya mengalir ke rumah warga kami lagi, padahal tadi pagi rumah warga sudah dibersihkan. Sekarang ini malah lebih parah, lumpurnya tambah banyak," ujar Abdul Haris sambil menambahkan, warga khususnya ibu-ibu dan anak-anak sudah diungsikan sejak kemarin petang di balai desa. "Kami berharap, BPLS dapat segera menutup kembali tanggul yang jebol agar ancaman sergapan lumpur tidak semakin parah," kata Kades.

RS Tergenang

Hujan deras yang mengguyur kawasan Sidoarjo sejak siang hingga sore tidak saja membuat tanggul titik 73B jebol, namun juga mengakibatkan RSUD Sidoarjo tergenang air, Rabu sore. Sebanyak 6 ruang inap kamar Mawar Merah yang berada di bagian selatan, tergenang dan air masuk keruangan setinggi mata kaki orang dewasa. Hal ini juga membuat keluarga dan pembesuk pasien yang sedang menjalani rawat inap terganggu.

Humas RSUD Sidoarjo Ahmad Zainuri yang dikonfirmasi melalui stafnya, Hadiyanto membenarkan, genangan banjir itu langsung ditangani petugas cleaning service dengan memakai alat penyedot air, hingga genangan banjir cepat hilang. Belum diketahui pasti sebab-sebab meluapnya saluran air di sekitar RSUD sehingga luber masuk ke ruang inap Mawar. (sp.beritasatu.com/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru