Basarnas Ungkap Kronologi Rombongan Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau
Jakarta(harianSIB.com)Pencarian rombongan wartawan yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau memasuki hari kedua pada Rabu (9/9).
Dalam rilis yang diterima harianSIB.com, Selasa (4/2/2025), YY, didampingi kuasa hukumnya dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), telah melaporkan pihak manajemen RSUD Satelit Aceh Besar ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Aceh pada 31 Januari 2025. Laporan tersebut diterima langsung Kompol Zuliandi.
Menurut laporan, insiden bermula pada 25 Desember 2024, ketika mata kanan YY mengalami iritasi akibat kemasukan kotoran atau tanah. Dua hari kemudian, ia mendatangi RSUD Satelit Aceh Besar dan diperiksa oleh dokter yang bertugas. Ia kemudian diberikan resep obat terdiri dari Floxa, Natacen, Ciprofloxacin, dan Ketoconazole, yang kemudian ditebus di apotek rumah sakit.
Setelah mengonsumsi obat tersebut, YY mengalami sakit kepala parah dan pembengkakan pada mata. Pada 28 Desember 2024, ia kembali ke rumah sakit tersebut, tetapi pihak rumah sakit menyarankan agar ia dirujuk ke fasilitas kesehatan lain. YY kemudian dibawa ke Rumah Sakit Meuraxa dan menjalani perawatan selama lima hari.
Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan salah satu obat yang diberikan RSUD Satelit Aceh Besar, yakni Natacen, telah kedaluwarsa.
Kuasa hukum YY, M. Nur, S.H., menyatakan, pihak RSUD Satelit Aceh Besar diduga telah melakukan tindak pidana kesehatan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, serta melanggar Pasal 98 ayat (1) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
"Pemberian obat kedaluwarsa ini merupakan bentuk kelalaian tenaga teknis kefarmasian rumah sakit dalam memastikan keamanan obat yang diberikan kepada pasien," ujar M. Nur, di Batoh, Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Minggu (2/2/2025).
Keluarga korban merasa sangat dirugikan akibat kejadian ini dan berharap pihak RSUD Satelit Aceh Besar bertanggung jawab atas dugaan kelalaian yang menyebabkan kebutaan pada YY.
"Atas kejadian ini, klien kami mengalami kebutaan pada penglihatannya. Kami berharap pihak manajemen RSUD Satelit Aceh Besar bertanggung jawab atas perbuatannya," kata M. Nur. (*)
Jakarta(harianSIB.com)Pencarian rombongan wartawan yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau memasuki hari kedua pada Rabu (9/9).
Jakarta(harianSIB.com)Tim Penyidik (Tim 9) pada Kejaksaan Agung (Kejagung) telah melaksanakan tindakan penyidikan berupa pemeriksaan saksi d
Belawan(harianSIB.com)Diguyur hujan deras disertai angin kencang pada Rabu malam (9/9/2026), hingga Kamis dini hari (10/9/2026), kawasan pem
Paris(harianSIB.com)Gelombang panas masih melanda wilayah selatan Prancis pada Senin (7/9/2026) dengan enam wilayah berada dalam status peri
Medan(harianSIB.com)Buah manggis yang merupakan salah satu tanaman buah tua di Provinsi Sumatera Utara kini semakin sulit ditemukan di pasa
Besitang(harianSIB.com)Ratusan kilogram beras, mi instan, minyak goreng, gula, telur dan teh disalurkan PT Mirabilis Tunggal Tualang (MTT) k
Medan(harianSIB.com)Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan menyatakan tidak terdeteksi adanya sebaran a
Medan(harianSIB.com)Anggota DPRD Kota Medan Dr Lily, MBA, MH menyikapi maraknya penggunaan rokok elektronik atau vape yang berpotensi disala
Sibolangit(harianSIB.com)Sinergitas TNI dan Polri dalam memberantas penyalahgunaan narkotika kembali dilakukan di wilayah Kecamatan Sibolang
Deliserdang(harianSIB.com)Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang resmi meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Rumah Sakit
Medan(harianSIB.com)Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga berkaitan dengan g
Belawan(harianSIB.com)Meningkatkan keimanan, sekalugus meneladani akhlak, dan kehidupan Rasululah SAW, dalam menjalankan kehidupan sehari h