Perkuat Sinergitas, Kapolres Binjai Awali Tugas dengan Kunjungan ke Kejari Binjai
Binjai (harianSIB.com)Memulai masa tugasnya sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda melakukan kunjungan si
Dalam rilis yang diterima harianSIB.com, Selasa (4/2/2025), YY, didampingi kuasa hukumnya dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), telah melaporkan pihak manajemen RSUD Satelit Aceh Besar ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Aceh pada 31 Januari 2025. Laporan tersebut diterima langsung Kompol Zuliandi.
Menurut laporan, insiden bermula pada 25 Desember 2024, ketika mata kanan YY mengalami iritasi akibat kemasukan kotoran atau tanah. Dua hari kemudian, ia mendatangi RSUD Satelit Aceh Besar dan diperiksa oleh dokter yang bertugas. Ia kemudian diberikan resep obat terdiri dari Floxa, Natacen, Ciprofloxacin, dan Ketoconazole, yang kemudian ditebus di apotek rumah sakit.
Setelah mengonsumsi obat tersebut, YY mengalami sakit kepala parah dan pembengkakan pada mata. Pada 28 Desember 2024, ia kembali ke rumah sakit tersebut, tetapi pihak rumah sakit menyarankan agar ia dirujuk ke fasilitas kesehatan lain. YY kemudian dibawa ke Rumah Sakit Meuraxa dan menjalani perawatan selama lima hari.
Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan salah satu obat yang diberikan RSUD Satelit Aceh Besar, yakni Natacen, telah kedaluwarsa.
Kuasa hukum YY, M. Nur, S.H., menyatakan, pihak RSUD Satelit Aceh Besar diduga telah melakukan tindak pidana kesehatan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, serta melanggar Pasal 98 ayat (1) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
"Pemberian obat kedaluwarsa ini merupakan bentuk kelalaian tenaga teknis kefarmasian rumah sakit dalam memastikan keamanan obat yang diberikan kepada pasien," ujar M. Nur, di Batoh, Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Minggu (2/2/2025).
Keluarga korban merasa sangat dirugikan akibat kejadian ini dan berharap pihak RSUD Satelit Aceh Besar bertanggung jawab atas dugaan kelalaian yang menyebabkan kebutaan pada YY.
"Atas kejadian ini, klien kami mengalami kebutaan pada penglihatannya. Kami berharap pihak manajemen RSUD Satelit Aceh Besar bertanggung jawab atas perbuatannya," kata M. Nur. (*)
Binjai (harianSIB.com)Memulai masa tugasnya sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda melakukan kunjungan si
Medan (harianSIB.com)Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menuntut tiga terdakwa kasus dugaan korupsi pe
Washington (harianSIB.com)Badan intelijen Israel Mossad diduga merekrut mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad secara rahasia sebagai upay
Medan(harianSIB.com)Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara mulai berdampak terhadap sektor kons
Medan(harianSIB.com)Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah mendesak pemerintah segera mempercepat penyelesaian pembangunan jalur kereta api
Tapteng(harianSIB.com)Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Mual Nauli, Bernardo Sondang Lumban Gaol, bersama tim dari Agrinas dan PT Ni
Medan(harianSIB.com)Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Utara kembali menggelar Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2
Medan(harianSIB.com)Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Utara segera merealisas
Medan(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Utara kembali berpartisipasi dalam Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 Tahun 2026
Batubara(harianSIB.com)Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batubara menyalurkan bantuan paket sembako kepada
Medan(harianSIB.com)Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara menyetujui penyelesaian perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang meliba
Padangsidimpuan(harianSIB.com)Pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Kota Padangsidimpuan resmi dimulai. Hal