Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 05 September 2026

Agincourt Resources Luncurkan OlympiAR Geosains dan Pertambangan bagi Mahasiswa

Rosianna Anugerah Hutabarat - Sabtu, 05 September 2026 17:57 WIB
200 view
Agincourt Resources Luncurkan OlympiAR Geosains dan Pertambangan bagi Mahasiswa
Foto: Dok/PTAR
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memukul gong menandai pembukaan resmi OlympiAR 2026, didampingi Director Operations PT Agincourt Resources, Rahmat Lubis, di ITB, Jumat (4/9/2026).

Tapsel (harianSIB.com)

PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, bersama Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) resmi membuka Olympiad Agincourt Resources (OlympiAR) 2026 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jumat (4/9/2026), dihadiri sekitar 500 mahasiswa dari berbagai universitas.

Kompetisi geosains nasional bagi mahasiswa ini mengusung tema "Orebody to Ecosystem: Integrating Mining Performance and Environmental Resilience".

OlympiAR merupakan bagian dari E-Coaching Jam (ECJ), program Agincourt Resources yang sejak 2014 yang telah menghubungkan lebih dari 5.000 mahasiswa di seluruh Indonesia dengan puluhan pakar lintas bidang.

Melalui OlympiAR, proses pembelajaran dalam EC dibawa ke tahap kompetisi. Peserta

Baca Juga:
ditantang mengolah data, memecahkan studi kasus, bekerja dalam tim, dan mempertahankan solusi di hadapan akademisi serta praktisi.

Director Operations PT Agincourt Resources, Rahmat Lubis, mengatakan, kualitas keputusan menjadi inti OlympiAR 2026. Peserta tidak hanya ditantang menghasilkan solusi teknis, tetapi juga menilai dampaknya terhadap keselamatan, lingkungan, masyarakat dan keberlanjutan operasi.

"Orebody adalah awal dari rangkaian keputusan, bukan akhir dari pekerjaan geologi. Data yang kita bangun akan memengaruhi desain tambang, keselamatan, pengelolaan air dan material sisa, rehabilitasi, hingga pascatambang. Karena itu, kinerja pertambangan dan ketangguhan lingkungan harus dirancang dalam keputusan yang sama sejak awal," ujar Rahmat dalam rilis yang diterima, Sabtu (5/9/2026).

Pembukaan turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Jawa Barat Bidang Ekonomi dan Pembangunan Indra Maha, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Kepala Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara, dan Panas Bumi Kementerian ESDM Agung Pribadi, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya mewakili Rektor ITB Dr. Dasapta Erwin Irawan, dan jajarannya.

Ketua MGEI, Rosalyn Wuliandhary, menilai kemampuan menghubungkan geosains, keputusan teknis dan dampak lingkungan semakin krusial seiring meningkatnya tuntutan

terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab.

"Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya kuat dalam geosains atau mining, tetapi

mampu berpikir secara integratif, menghubungkan geosains, mining, processing, teknologi, ekonomi, lingkungan dan masyarakat," tuturnya.

OlympiAR 2026 ini terbuka bagi mahasiswa program studi geologi dan geosains, teknik

pertambangan, ilmu kebumian, teknik lingkungan, serta bidang terkait. Rangkaian program mencakup talk show, kompetisi daring, mentoring, pelatihan teknologi geosains, penyelesaian studi kasus dan presentasi final.

Sementara itu, Kepala Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi Kementerian ESDM, Agung Pribadi, mengingatkan, Indonesia merupakan salah satu produsen mineral terbesar di dunia dengan kekayaan sumber daya alam yang sangat besar.

"Karena itu, kontribusi akademisi, pelaku usaha, dan asosiasi profesi menjadi krusial untuk memastikan pemanfaatan sumber daya alam berjalan berkelanjutan dan memberikan

kesejahteraan bagi rakyat Indonesia," ujarnya.

Selain hadiah uang tunai, tim juara pertama berkesempatan mengikuti program magang di

Tambang Emas Martabe, Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.

Setelah pembukaan di ITB, rangkaian OlympiAR 2026 akan berlanjut di Universitas Negeri Padang (UNP) pada 8 September 2026.

"Kami ingin OlympiAR menjadi ruang bagi mahasiswa dari berbagai daerah untuk tidak

hanya menguji kemampuan, tetapi juga membuka wawasan, membangun jejaring dan

melihat langsung bagaimana ilmu yang mereka pelajari dapat diterapkan di industri dan dunia kerja," kata Katarina Siburian, Senior Manager Corporate Communications PT

Agincourt Resources.

Pada OlympiAR 2024, sebanyak 161 tim dari 28 universitas mengikuti kompetisi, sementara

keseluruhan rangkaiannya menjangkau lebih dari 600 mahasiswa, dengan tim wARrior

Hornblende dari ITB meraih juara pertama. OlympiAR kemudian memperoleh penghargaan Silver pada Indonesian Sustainable Development Awards (ISDA) 2024. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Forkaper Sumut Apresiasi PTAR Gelar OlympiAR 2024
Lima Tim Unggulan Melaju ke Babak Final Perebutkan Juara OlympiAR 2024
Final OlympiAR 2024, Lima Tim Unggulan Siap Adu Gagasan Pertambangan Berkelanjutan
OlympiAR Talkshow, PT Agincourt Resources Bekali Peserta Ikuti Kompetisi
Agincourt Resources Gelar Olimpiade Mahasiswa Pertambangan “OlympiAR 2022”
PWI Kerjasama Tambang Emas Martabe Gelar UKW di Padangsidimpuan
komentar
beritaTerbaru