Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 12 September 2026

KMP Kini Hanya Jadi Koalisi Emosional Antara Para Elitnya

- Selasa, 08 September 2015 14:05 WIB
238 view
KMP Kini Hanya Jadi Koalisi Emosional Antara Para Elitnya
Jakarta (SIB) - Partai Amanat Nasional (PAN) telah menyatakan diri sebagai partai pendukung pemerintah.

Meskipun Ketua Umum PAN Zulfikli Hasan menyatakan tidak keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP), namun PAN tetap mendukung pemerintah jika ada perbedaan sikap dan pandangan dengan KMP.

Direktur eksekutif Populi Center, Nico Harjanto menilai bergabungnya PAN menjadi partai koalisi pendukung pemerintah membuat KMP hanya menjadi koalisi emosional antara elite-elite politik.

"KMP hanya menjadi koalisi emosional antara elite seperti Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie, Djan Faridz, Anies Matta dan elite KMP lain selain PAN yang sudah menyatakan diri mendukung pemerintah," ujar Nico saat dihubungi, Senin (7/9).

Nico menilai KMP tidak mempunyai kekuatan secara politik lagi. Bahkan dia beranggapan KMP tidak relevan lagi karena tokoh pengikatnya sudah tidak muncul lagi.

"Kita tahu KMP lahir saat Pilpres 2014 dengan tokoh pengikatnya Prabowo dan Hatta Rajasa. Sementara Hatta Rajasa sekarang sudah tidak kelihatan lagi," tandasnya.

Selain itu, katanya KMP maupun KIH rupanya tidak relevan lagi karena ternyata kedua koalisi ini tidak bisa berpengaruh sampai di Pilkada serentak 2015.
Nico memprediksikan bahwa perpindahan dukungan PAN ke pemerintahan juga dapat mempengaruhi partai lain di KMP berpindah. Menurutnya, yang tersisa di KMP nantinya adalah Gerindra dan PKS.

"Golkar dan PPP sekarang lagi mengalami dualisme kepemimpinan. Kemungkinan besar kedua partai ini bisa berubah jika Golkar dipimpin oleh Agung Laksono dan PPP dipimpin oleh Romahurmuziy," jelasnya. (SP/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru