Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 12 September 2026

Ahok Geleng-geleng Saat Kemendagri Mengaku Belum Terima APBD-P DKI 2015

- Jumat, 11 September 2015 11:13 WIB
310 view
 Ahok Geleng-geleng Saat Kemendagri Mengaku Belum Terima APBD-P DKI 2015
Jakarta (SIB)- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengaku belum menerima berkas APBD-P 2015 yang diserahkan Pemprov DKI Jakarta. Mendengar ini, Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) hanya geleng-geleng kepala dan tersenyum.

"Aku nggak tahu lah, dari dulu alasannya begitu. Biasa kayak gitu," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (10/9).
Keheranan Ahok beralasan. Sebab sebelumnya Kepala Bappeda DKI Tuty Kusumawati mengaku pihaknya telah menyerahkan APBD Perubahan 2015 pada 11 Agustus lalu ke Kemendagri.

Lantas apa yang membuat RAPBD-P tak sampai di tangan Kemendagri? "Nggak tahu," jawab Ahok sambil garuk-garuk kepala.

Menurut Ahok, kejadian seperti ini bukan sekali dua kali terjadi. Untuk itu, dia pun mengusulkan agar setiap proses mulai dari penyusunan, pembahasan sampai dengan pengiriman ke kemendagri di-filmkan supaya transparan. "Makanya lain kali saya difilmin saja setiap penyerahan dokumen ke Kemendagri," kata dia.

Jumlah anggaran yang diajukan dalam APBD-P DKI 2015 sebesar Rp 65,7 triliun. Jumlah itu lebih sedikit dibanding total nilai APBD DKI 2015, yakni senilai Rp 69, 286 triliun.

"APBDP Rp 65,7 trilliun. (Ada pengurangan) Rp 3,5 triliun dari target pajak yang utama," ujar Tuty di Balai Kota, Senin (7/9).

Jumlah tersebut dalam APBD-P 2015 ini berimbas pada pengurangan pos belanja langsung dan tidak langsung. Meski demikian, Pemprov DKI masih menunggu keputusan Kemendagri perihal disetujui atau tidaknya angka APBD-P tersebut.

Berdasarkan data Bappeda DKI sampai dengan akhir Juli 2015, serapan belanja tidak langsung sebanyak 28 persen dan belanja langsung 13 persen. Dengan begitu total penyerapan baru mencapai 19,23 persen. (detikcom/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru