Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 12 September 2026

Kombes Pol Aris Budiman Direktur Penyidikan KPK yang Baru

* Istana Sudah Serahkan 8 Nama Capim KPK ke DPR
- Selasa, 15 September 2015 14:20 WIB
320 view
Kombes Pol Aris Budiman Direktur Penyidikan KPK yang Baru
Jakarta (SIB) - Kombes Pol Aris Budiman terpilih sebagai Direktur Penyidikan KPK yang baru. Ia terpilih setelah menyisihkan 7 calon lainnya.
"Iya betul, Kombes Pol Aris. Semua melalui tes," kata Plt Pimpinan KPK Johan Budi di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (14/9).

"Dari kejaksaan ada 4 calon, 4 calon lainnya dari kepolisian. Kemudian dari hasil tes itu terpilih Kombes Aris," lanjutnya. Aris diketahui pernah berdinas di Direktorat Ekonomi Khusus Polda Metro Jaya. Dia juga pernah bertugas di Bareskrim Polri.

Menurut Johan, klarifikasi dan tracking mengenai harta kekayaan Aris sudah dilakukan. Pelantikan dilakukan antara minggu ini atau minggu depan.
"Kalau nggak minggu ini, ya minggu depan," ujarnya.

"Tes dilakukan dari 3 bulan lalu. Memang tidak diekspose. Setelah dites mengerucut menjadi dua orang kemudian diwawancara," jelas Johan.
Selain Direktur Penyidikan. Kini KPK tengah melakukan seleksi untuk memilih Deputi Pencegahan. Seperti diketahui, Deputi Pencegahan sebelumnya dijabat oleh Johan Budi yang kini ditunjuk sebagai Plt pimpinan.

"Sekarang sedang seleksi Deputi Pencegahan. Deputi Penindakan juga seleksinya sedang berjalan, tinggal memilih," terangnya.
Istana Sudah Serahkan

Presiden Joko Widodo telah menerima 8 nama calon pimpinan KPK dari panitia seleksi. Pihak Istana Kepresidenan mengaku 8 nama itu telah diserahkan ke DPR untuk uji kelaikan.

"Sudah (diserahkan)," ujar Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana.

Ari mengatakan, berdasarkan aturan, 8 nama itu harus segera diserahkan 14 hari kerja setelah diterima presiden. Namun, Ari belum bisa menyebut waktu penyerahan itu dilakukan.

"Karena berdasarkan pasal 30 ayat 9 UU KPK, Presiden menyampaikan nama calon paling lambat 14 hari kerja terhitung sejak diterimanya daftar nama calon dari pansel," jelas Ari.

"Ya menurut Mensesneg sudah disampaikan ke DPR. Bisa langsung ke Mensesneng detail tanggalnya," tambah Ari. (detikcom/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru