Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 12 September 2026

Bocah Perokok asal Semarang Kerap Pingsan, Ibu Khawatir

- Rabu, 16 September 2015 11:40 WIB
94 view
Bocah Perokok asal Semarang Kerap Pingsan, Ibu Khawatir
Semarang (SIB)- Kebiasaan KA yang tidak lazim untuk anak 5 tahun itu ternyata membuat kesehatannya terganggu. Ia kerap pingsan setelah merokok satu puntung. Biasanya ia kejang kemudian duduk dan meletakkan kepalanya di lantai atau tanah. Setelah sekitar 1 menit, ia bangun lagi dan kembali aktif seperti bocah-bocah biasanya.

Ibu KA, Lestari (35) mengatakan pihaknya sudah berusaha membawa ke rumah sakit dan pengobatan alternatif untuk menyembuhkan KA yang sering pingsan. Namun hingga kini belum ada hasil karena KA belum bisa berhenti merokok.

"Sudah diperiksakan ke daerah Jerakah, belum ada alatnya terus ke RS Kariadi. Belum ada perubahan. Aku minta obat tidur (untuk KA) tidak  boleh. Itu sering pingsan mungkin tidak kuat nikotinnya," ujar Lestari di rumahnya, Gayamsari, Semarang, Selasa (15/9).

Sementara itu pihak kelurahan langsung mendatangi rumah Lestari menanggapi laporan warga. Lurah Pandean Lamper, Sri Indrayati mengatakan pihaknya dengan tegas mengatakan kepada Lestari agar menghentikan kebiasaan merokoknya perlahan-lahan agar ditiru anaknya.

"Saya bilang ke ibunya, dia harus berhenti merokok. Tapi dia perokok berat, jadi mungkin tidak bisa langsung berhenti. Jadi kalau ibunya berhenti kan anaknya nanti ikut," kata Sri Indrayati.

Selain imbauan, pihak Kelurahan Pandean Lamper juga akan membantu KA untuk mengobati kebiasaan buruk dan gangguan kesehatan itu .  Sri menegaskan dirinya juga meminta bantuan KPAI untuk masalah tersebut.

"Ini saya sedang buat surat untuk KPAI, kami sudah pendekatan ke orang tua. Kami minta perlindungan, ini juga harus dikemanakan," ujarnya.

Kapolsek Gayamsari, Kompol Dili Yanto menambahkan, kepolisian ikut datang ke rumah KA untuk mendampingi pihak Kelurahan dan RT setempat. "Kepolisian ikut mendampingi agar KA ini dapat penanganan serius," tandas Dili.  (Detikcom/k)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru