Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026
Sidang Suap MK

Elit Golkar Sempat Bahas Kekalahan Jagoannya di Pilkada Lebak

* Diaolg Susi Tur Handayani Minta Uang Untuk Akil : Tambahin, Masa Cuma 1 Kilo
- Selasa, 18 Maret 2014 22:19 WIB
391 view
Elit Golkar Sempat Bahas Kekalahan Jagoannya di Pilkada Lebak
Jakarta (SIB) Jagoan Partai Golkar, Amir Hamzah dan Kasmin, kalah dalam Pilkada Lebak. Kekalahan ini sempat didiskusikan oleh petinggi Golkar, apakah harus dibawa ke MK atau tidak.

Pertemuan itu digelar di Hotel Sultan. Hadir saat itu adalah Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Ade Komaruddin, Amir Hamzah dan Rudi Alfonso yang juga berprofesi sebagai advokat.

Amir memaparkan kekalahannya di depan elit Golkar tersebut. Kekalahan itu terbilang cukup telak.

"Wah, kalau kalah telak begitu, nggak dimenangkan (MK)," kata Kasmin menirukan Ratu Atut.

Hal itu diutarakan kembali oleh Kasmin saat bersaksi untuk advokat Susi Tur Andayani di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Senin (17/3/2014).

Namun Amir tidak setuju dengan pendapat Atut. Menurutnya, kekalahan di Pilkada Lebak disebabkan kecurangan. Tim suksesnya sudah siap membawa bukti jika Golkar merestui kasus ini dibawa ke MK.

"Ade Komaruddin bilang, kalau punya bukti kalau sekiranya untuk bisa menang, bisa diginikan, kalau nggak bisa menang, nggak usah," jelas Kasmin menirukan ucapan Ade.

Masa Cuma 1 Kilo
Jaksa memutar rekaman penyadapan antara advokat Susi Tur Andayani dengan calon wakil bupati Lebak yang kalah, Kaswin. Susi meminta agar uang Rp 1 miliar untuk Akil Mochtar bisa ditambah oleh Kasmin.

Rekaman itu diputar dalam sidang lanjutan Susi Tur untuk perkara dugaan suap pengaturan sengketa Pilkada MK di Pengadilan Tipikor.

Dalam rekaman, terungkap Susi sudah dijanjikan Tubagus C Wardana (Wawan) sebesar Rp 1 miliar untuk Akil Mochtar. Namun Susi meminta agar jumlah ini bisa ditambah oleh Kaswin maupun calon bupati Lebak, Amir Hamzah.

Susi: Sudah ketemu Pak Wawan, tapi itu masih kurang, kiloan masi kurang.

Kasmin: Masalah ga?

Susi: Maksud saya ke Pak Amir, bicarin dong dengan Pak Haji (Kaswin). Semalam dia (Amir) debat-debat mulu dengan Pak Wawan.
Kasmin: Cuma satu?

Susi: Iya, satu juga tadinya nggak mau kasih. Terus saya debatin lah, nggak bisa gitu dong pak. Besok saya serahin ke Bu Susi jam 2.
Kasmin: Belum diterima?

Susi: Belum. Maksud saya dengan Pak Amir itu, tambahin saja lah, 500 atau 300. Jadi ga satu aja. Nanti sisanya, saya bilang, ini beliau SMS kan, sisanya nanti saya tagihin setelah pada menang. Saya bilang gitu sama bos saya itu.

Kasmin: Tapi nggak berubah, tetap dikabulkan?

Susi: Ini saya masih SMS-an. Ada koordinasi ga dengan Amir?

Kasmin: Nggak ada.

Susi: Kalau ada dana, bawa saja, ditambahin, kalau bisa jangan satu kilo.

Kasmin: Nggak ada.

(detikcom/h)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 18 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat