Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 13 September 2026

Terkait Kematian Ana br Pasaribu, Keluarga Anggap Ada Kejanggalan

* Kapolda DIY : Kapolres Bantul Sudah Bekerja Profesional
- Jumat, 13 November 2015 14:49 WIB
428 view
Terkait Kematian Ana br Pasaribu, Keluarga Anggap Ada Kejanggalan
Pasir Pengaraian (SIB)- Kematian Ana br Pasaribu (20) Jumat (16/10), mantan pembantu rumah tangga (PRT) di Kabupaten Bantul, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), bagi keluarga hingga saat ini masih merupakan misteri. Autopsi yang telah dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Minggu (18/10), atas permintaan keluarga, karena banyak kejanggalan dan kecurigaan belum bisa menjawab apa sebenarnya penyebab kematian almarhumah, sekalipun foto copy hasil autopsi tersebut sudah didapatkan.

Pihak keluarga masih terus melakukan upaya-upaya dan berharap bantuan dari pihak yang bersempati khususnya para praktisi hukum untuk dapat mengungkap kasus tersebut, apakah kematian almarhumah murni karena kecelakaan lalulintas atau karena ada unsur lain. Hal itu disampaikan ibu kandung almarhumah, R br Hutabarat (Mak Ana) kepada SIB, Selasa (10/11) di rumahnya, Sp Satu Dusun Sei Kuti, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau. Kapolda DI Yogyakarta, Brigjen Pol Erwin, yang diminta tanggapannya seputar kejanggalan yang dirasakan oleh keluarga terkait kematian almarhum, dan saat ini kasusnya sedang ditangani Polres Bantul, melalui Ponselnya kepada SIB secara singkat menyebutkan,“ Saya percaya bahwa Kapolres Bantul sudah bekerja secara professional dan proporsional,“ ungkapnya.

Sebelumnya, Kapolres Rokan Hulu, Polda Riau, AKBP Pitoyo Agung Yuwono SIK MSi, yang diminta penjelasannya tentang sinkronisasi hasil autopsi dengan LP Laka-Lantas Polres Bantul, menandaskan,“ memang benar telah konfirmasi dengan Polres Bantul dan telah dikirimkan juga via e-mail laporan polisi Laka-Lantas yang dialami almarhum, saat ini sedang ditangani di Polres Bantul Polda DI Yogyakarta, hasil autopsi juga menerangkan sebab kematian karena benturan benda tumpul, jadi sinkron dengan LP Laka-Lantas tersebut,” pungkasnya. Keterangan dari Polsek Kasihan, Polres Bantul, Polda DI Yogyakarta, melalui Kapolsek Kunto Darussalam, Polres Rohul, AKP Yuli Hesman didampingi Kanit Reskrim Ipda C Tanjung, menyebutkan, alm Ana Pasaribu mengalami kecelakaan lalulintas dan tidak sadarkan diri, TKP di jalan raya Yogya-Wates, depan Perum Griya Alvitan Dusun Sonopakin, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul.

Almarhum mengendarai sepeda motor Honda Vario, nomor polisi AB 6890 QB, tabrakan dengan kendaraan bermotor Pick Up Suzuki Carry nomor polisi AB 9416 EB. Sekadar mengingatkan, sebelumnya diberitakan di harian ini, edisi Selasa (20/10), halaman 18, judul, “ Atas Permintaan Pihak Keluarga, Jenazah Ana br Pasaribu mantan PRT di Bantul diautopsi di RS Polda Riau “ Toni Simanjuntak mewakili keluarga, kepada SIB menuturkan, ada sejumlah kejanggalan dan mencurigakan disekujur jasad korban, bagian kepala bengkak, perut mengembung, telinga mengeluarkan darah, pada (maaf) bagian buah dada sebelah kanan ada bekas gigitan, dan menurut pengamatan bidan, korban diduga dalam keadaan hamil, pihak keluarga meminta kepolisian setempat untuk melakukan autopsi terhadap jenazah almarhum, tandasnya. (F04/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru