Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 13 September 2026

Dokter Meninggal di Pelosok, Mendagri Janji Percepat Pembangunan

- Jumat, 13 November 2015 14:59 WIB
425 view
Dokter Meninggal di Pelosok, Mendagri Janji Percepat Pembangunan
Jakarta (SIB)- Dokter muda yang tengah bertugas di pelosok meninggal karena sakit dan tak bisa mendapat perawatan memadai karena keterbatasan infrastruktur. Mendagri Tjahjo Kumolo pun berjanji akan mempercepat pembangunan di daerah.

"Nanti semakin baik ke depan ya," ungkap Tjahjo saat dimintai tanggapannya usai Rakornas Pematangan Pelaksanaan Pilkada Serentak di Gedung Ecopark, Ancol, Jakut, Kamis (12/11).

Pemerintah disebut Tjahjo terus berusaha untuk memperbaiki infrastruktur khususnya di daerah pelosok. Namun upaya itu menurutnya tidak bisa dilakukan dalam sekejap mata.

"Makanya ini kan bertahap sedang dijalani," kata politisi PDIP itu.

Program Presiden Joko Widodo mengenai tol laut, kata Tjahjo, sangat cocok dalam mengatasi permasalahan-permasalahan seperti itu. Pihaknya pun akan mengecek mengenai dokter muda yang meninggal tersebut.

"Makanya Pak Jokowi dengan tol lautnya menghubungkan antar pulau supaya cepat, puskesmas diperbanyak dsb. (Soal dokter muda yang meninggal) nanti kami akan cek ke Depdagri," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, dokter muda yang bertugas di Aru, Maluku, Dionisius Giri Samudra alias Andra (24) meninggal karena campak. Ia tidak sempat mendapat perawatan yang memadai karena sulitnya transportasi. Andra pun meninggal dunia di RSUD Dobo, Maluku, pada Rabu (11/11) kemarin.

Ternyata tak hanya Andra yang harus mengalami nasib serupa. Seorang dokter muda lainnya, Dhanny Elya Tangke (27) juga tak dapat tertolong nyawanya.
Lulusan Fakultas Kedokteran Unhas itu menderita malaria saat bertugas sebagai dokter PTT di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Dhanny akhirnya meninggal dunia pada 13 Mei 2015 di RSUD Abepura Jayapura. (detikcom/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru