Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 13 September 2026

Soroti Lemahnya Penegakan Hukum, Mahasiswa Berunjuk Rasa di Kejati Riau

- Rabu, 18 November 2015 12:11 WIB
329 view
Soroti Lemahnya Penegakan Hukum, Mahasiswa Berunjuk Rasa di Kejati Riau
SIB/Herry Suranta Surbakti
UNJUK RASA: Sekelompok mahasiswa asal Kabupaten Kampar berunjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Riau di Pekanbaru, Selasa (17/11) menyoroti lemahnya penegakan hukum. Selain poster, mereka juga membawa patung dan keranda bertuliskan “Matinya hukum di R
Pekanbaru (SIB)- Sekelompok mahasiswa asal Kabupaten Kampar Provinsi Riau berunjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Riau di Jalan Sudirman Pekanbaru, Selasa (17/11) siang, menyoroti lemahnya penegakan hukum di daerah tersebut.

Sebelum berjalan kaki ke kantor Kejati, mahasiswa yang tergabung dalam Gerak (Gerakan rakyat Kampar) tersebut berorasi di Tugu Ikan Selais depan kantor Gubernur Riau di Jalan Sudirman Pekanbaru.  Arus lalu lintas sempat terganggu karena mahasiswa melakukan aksinya di badan jalan. Mereka membentangkan poster dan bendera Merah Putih serta meletakkan keranda bertuliskan “Matinya hukum di Riau” dan patung di badan jalan.  Namun kemacetan bisa cepat diatasi berkat kesigapan petugas kepolisian.

Di depan gerbang masuk Kejati yang telah lebih dahulu ditutup pihak kejaksaan, mahasiswa meletakkan patung dan keranda yang mereka bawa, kemudian dengan berapi-api menyampaikan orasi.  Rahmad Yani, salah seorang orator mengatakan, penegakan hukum di Riau telah mati.  Banyak kasus di Kabupaten Kampar yang ditangani penegak hukum tapi tidak jelas penyelesaiannya. Karena itulah, lanjutnya, mereka membawa keranda sebagai simbol matinya penegakan hukum.

“Kami ingin keadilan untuk seluruh rakyat, bukan untuk segelintir orang.  Kejaksaan Tinggi Riau harus bisa menyelesaikan kasus-kasus korupsi yang telah menyengsarakan rakyat banyak, jangan hanya bisa memproses kasus-kasus pencuri sandal jepit,” katanya sambil menyebut kasus-kasus tersebut, antara lain dugaan kasus lahan fiktif dan kunjungan pejabat ke luar negeri.

Tak ada pejabat atau perwakilan Kejati Riau yang menerima pengunjuk rasa.  Aksi mendapat pengawalan dari petugas kepolisian. (R22/h)

 

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru