Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 13 September 2026

KPU Upayakan Suasana Pemilukada Seperti Hari Raya

- Selasa, 24 November 2015 14:54 WIB
218 view
KPU Upayakan Suasana Pemilukada Seperti Hari Raya
Padang (SIB)- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) akan mengupayakan suasana pemilihan umum kepala daerah (pilkada) 9 Desember 2015 meriah seperti hari raya besar atau lebaran.

"Kami akan buat masyarakat menunggu pemilu seperti saat menantikan kehadiran hari raya besar," Koordinator Divisi Sosialisasi KPU Sumbar, Nova Indra di Padang, Senin (23/11).

Dia menyebutkan salah satu upayanya yakni bagaimana menjadikan kampanye pasangan calon (paslon) gubernur saat ini tidak tegang dan menyenangkan masyarakat.

Untuk itu, katanya, KPU mengubah sistem kampanye menggunakan atribut atau pagelaran pentas dengan kunjungan langsung atau tatap muka dengan masyarakat.

Selain itu KPU juga mengambil alih atribut kampanye masing-masing calon dengan desain dari tim suksesnya, imbuhnya.

"Hal ini bertujuan untuk memberi kedekatan jarak antara calon dengan masyarakat sekaligus memberikan informasi mengenai karakter atau visi calon tersebut," sebutnya

Dengan begitu, kata dia, masyarakat menjadi mengerti dan tahu informasi dari calon yang akan dipilihnya.

Sehingga nantinya dalam pemilihan masyarakat lebih tenang dan percaya diri untuk mencoblos pilihannya.

"Membuat menarik kegiatan sosialisasi diharapkan juga mampu memotivasi masyarakat untuk memilih," katanya.

Dalam hal ini sosialisasi juga dilakukan dengan menghadirkan pasangan calon. 

Sosialisasi ini beda dengan kampanye, terutama dalan sasaran masyarakat.

Menurutnya kampanye bersifat umum dan mengacu pada janji paslon sementara sosialisasi biasanya berupa informasi mengenai pemilu dengan sasaran pemilih muda.

Agar menarik, katanya dalam sosialisasi ini masyarakat juga dapat berinteraksi langsung dan berfoto bersama paslon.

"Diharapkan upaya ini menjadikan pemilu menjadi isu populer di masyarakat," katanya.

Dengan catatan kedua timses paslon juga menahan diri untuk tidak melakukan intervensi terselubung kepada masyarakat, ujarnya.

Sementara itu salah satu warga kota Padang, Syofyan mengpresiasi langkah KPU dalam mengambil alih atribut kampanye tersebut.

Menurutnya dengan begitu permainan kotor atau politik uang dapat dicegah.

Sehingga intervensi untuk memilih salah satu paslon juga dapat dihindari, ucapnya. (Ant/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru