Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 13 September 2026

RI Ajak Negara Maju Kerja Sama Teknologi untuk Kelestarian Lingkungan

- Sabtu, 28 November 2015 13:40 WIB
342 view
RI Ajak Negara Maju Kerja Sama Teknologi untuk Kelestarian Lingkungan
Jakarta (SIB)- Presiden Jokowi akan menghadiri COP21 di Paris, Prancis membahas isu lingkungan. Dalam pertemuan tingkat kepala negara itu, Jokowi akan meminta negara maju ikut andil dalam pengembangan teknologi untuk kelestarian lingkungan.

"Kita harus realistis memang ada kebutuhan untuk konservasi tapi juga kita punya kebutuhan Indonesia tetap membangun," tutur Menteri LHK Siti Nurbaya di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (27/11).

Oleh karena itu Indonesia juga akan menjelaskan posisinya yang juga memerlukan sumber daya alam untuk pembangunan. Sehingga memerlukan teknologi untuk tetap menjaga ketersediaan sumber daya alam seiring dengan pemakaian sesuai kebutuhan.

"Saya kira kita akan pertegas kembali, tidak ada izin baru lagi di lahan gambut, tidak ada land clearing baru, kita akan review semua perizinan," imbuh Siti.

Meski akan meminta negara-negara maju untuk menyumbangkan teknologinya, Indonesia juga nantinya memaparkan upaya apa saja yang telah dilakukan selama ini. Teknologi sederhana yang sedang dibangun yakni sekat-sekat kanal untuk menjaga lahan gambut tetap basah meski di musim kemarau.

Selain itu juga pendekatan sosial dilakukan dengan memberdayakan peran masyarakat adat seperti di Jambi. Kemudian konsep agro forestry yang dikembangkan di Jawa Barat.

"Contoh ini harus dipelihatkan karena jangan sampai orang dengan bilang saja, ngomong saja, power point dulu tetapi barangnya enggak ketahuan seperti apa. Saya kira Indonesia di era sekarang perlu lebih memperlihatkan secara nyata apa yang dipikirkan. Jadi enggak cuma dipikirkan atau ditulis-tulis dibuat seminar saja," ungkap Siti.

Sebelumnya Siti, Menlu Retno LP Marsudi, Menko Polhukam Luhut Pandjaitan, Menkum HAM Yasonna Laoly dan Utusan Khusus Presiden bidang perubahan iklim Rahmat Witoelar rapat bersama dengan Presiden Jokowi. Rapat itu membahas agenda COP21 yang akan berlangsung pada 30 November 2015. (detikcom/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru