Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 13 September 2026

Pemulangan Massa HMI di Pekanbaru Alot

- Selasa, 01 Desember 2015 13:26 WIB
345 view
Pemulangan Massa HMI di Pekanbaru Alot
Pekanbaru (SIB)- Pemulangan massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dari arena kongres masih berjalan alot. Ada sekelompok HMI yang minta agar 8 rekan mereka yan tersangka bawa senjata tajam dilepaskan terlebih dahulu.

Proses pemulangan massa HMI ini berlangsung, Senin (30/11) sore pukul 15.30 WIB. Pihak aparat sudah menyediakan 10 bus untuk mengangkut sekitar 400-an massa HMI.

KonsentraSi massa HMI ini ada di areal purna MTQ dan di arena kongres Gedung Gelanggang Remaja yang posisinya saling berhadapan di Jl Sudirman.
Pantauan di lapangan, awalnya sejumlah mahasiswa ini sudah bersedia untuk segera dipulangkan. Mereka terlihat sudah memasuki ke dalam bus yang telah disediakan.

Namun ada sekelompok massa lainnya, yang menolak untuk dipulangkan. Massa ini melakukan orasi di depan bus yang akan membawa mereka.
Dalam orasinya, massa HMI asal Indonesia Timur ini menolak dipulangkan. Alasannya, mereka minta agar 8 rekannya yang jadi tersangka membawa senjata tajam dilepaskan terlebih dahulu.

"Kami baru mau pulang, bila pihak kepolisian membebaskan rekan kami. Kami ingin pulang bersama-sama," teriak pendemo.

Ulah pendemo ini, sejumlah mahasiswa yang tadinya sudah di dalam bus, akhirnya keluar kembali. Pihak aparat terus melakukan negosiasi agar mereka bersedia untuk dipulangkan ke kampung halamannya.

"Kita lagi melakukan pendekatan, agar mereka bersedia dipulangkan. Sebagian mahasiswa sudah ada yang mau masuk kembali ke bus, sebagian lagi masih ada yang menolak," kata Waka Polresta Pekanbaru, AKBP Putut Wicaksono.

Proses pemulangan massa HMI memang cukup alot. Awalnya Pemprov Riau akan memulangkan mereka dengan kapal melalui pelabuhan di Dumai dengan kapal perang. Namun hal itu gagal dilakukan karena massa HMI minta agar mereka tetap mengikuti proses kongres.

Dua hari yang lalu, juga sudah ada upaya pemulangan. Tetapi juga gagal, karena saat itu jumlah bus belum memadai. Saat ini polisi masaIah terus melakukan pendekatan agar mereka mau dipulangkan.(detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru