Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 13 September 2026

Ahok: Dulu Ada Stigma Presiden Tak Merakyat, Sekarang Ada Pak Jokowi

- Jumat, 04 Desember 2015 13:08 WIB
155 view
 Ahok: Dulu Ada Stigma Presiden Tak Merakyat, Sekarang Ada Pak Jokowi
Jakarta (SIB)- Malas, terima suap dan korupsi sering kali dilekatkan kepada pejabat publik. Tetapi Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) telah mematahkan stigma tersebut.

"Makanya saya buktikan stigma orang salah. Waktu saya masuk sama Pak Jokowi, itu matahkan stigma. Gubernur blusukan kok, jemur setengah mati Pak Jokowi makanya jadi Presiden," ungkap Ahok di Balai Kota Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (3/12).

Setelah menjadi Presiden, Ahok menyebut Jokowi tak menanggalkan sifatnya itu sehingga rakyat masih bisa berharap akan adanya pejabat publik yang baik.

"Dulu orang bilang Presiden enggak mau merakyat, sekarang kita punya. Sekarang kita mau lihat Presiden yang tidak terima suap, yang mau kerja seperti bagian dari kita ada. Dulu kan seolah-olah beda. Ini sekarang ada," kata Ahok.

Lebih lanjut, Ahok juga menganggap kini para PNS yang menjadi motor birokrasi sudah jauh lebih baik. Para PNS yang baru direkrut beberapa tahun belakangan ini, kata Ahok, memiliki etos kerja yang tinggi.

"Stigma kalian bahwa pejabat malas, politisi jelek, itu salah. Enggak semua. Masih banyak yang mau kerja keras enggak mau terima suap," sebut Ahok.
Bakal Gandeng PNS

Sementara itu meski Pilgub DKI Jakarta masih dua tahun lagi tetapi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah bicara tentang bakal calon pasangannya. Dia tak menampik bakal menggandeng PNS untuk jadi calon wagubnya.

"Saya sudah lihat-lihat (PNS yang baik). Saya bilang ini soal kepercayaan," kata Ahok.

Dia enggan menyebut siapa sosok yang sudah diincarnya. Menurut dia, saat ini banyak PNS yang memiliki kinerja memuaskan.

"PNS kita terima 2010 pintar-pintar, bagus-bagus, kerja keras semua. Kalau bisa syukur-syukur ketemu PNS yang bagus, bisa kita promosikan," sebut Ahok.
Menurut dia, PNS adalah motor birokrasi sehingga sudah seharusnya mengerti birokrasi.

"Kita juga punya stigma PNS malas, korup, enggak bisa kerja. Saya akan patahkan itu," sebut dia. (detikcom/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru