Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 13 September 2026

Wamenlu: Demokrasi Bukan Sekedar Pemilu

- Sabtu, 12 Desember 2015 14:08 WIB
384 view
Wamenlu: Demokrasi Bukan Sekedar Pemilu
Nusa Dua (SIB)- Bali Democracy Forum (BDF) VIII resmi ditutup. Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) AM Fachir menyebut bahwa demokrasi bukan hanya sekadar pemilihan umum.

"Sejak pertama hanya diikuti oleh 36 negara dan sekarang 89 negara plus 3 organisasi internasional. Dari yang hanya dulu terbuka buat umum mulai plenarynya saja namun kini interaktifnya pun terbuka," kata Wamenlu AM Fachir di Ruang Nusa Dua I, BNDCC, Nusa Dua, Bali, Jumat (11/12).

"Proses dari BDF sangat penting bagi negara-negara berdemokrasi. Pernyataan saya adalah, proses dari dinamika demokrasi lebih dari sekedar pemilihan umum. Namun menutut langkah-langkah yang berkesinambungan dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat," lanjutnya.

Fachir juga berharap proses ini berjalan terus karena BDF merupakan sebuah forum yang dimana para anggotanya bebas berbicara mengenai demokrasi. Tata kelola pemerintahan yang baik juga ditekankan oleh Fachir dalam penutupan BDF VIII ini.

"Melalui tata kelola pemerintahan yang efektif diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan rakyat melalui pemerintahan yang transparan dan akuntabel," ucap Fachir.

Fachir juga mengharapkan usai acara BDF para delegasi bisa kembali lagi menikmati keindahan Pulau Dewata. "Seperti kata Gubernur Bali kemarin, Bali merupakan kota cinta. Anda bila kemari akan tumbuh cinta, jadi nikmati dan datanglah kembali ke Bali setelah acara ini," tutupnya.

BDF merupakan forum tahunan yang digagas oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. Forum ini diikuti oleh negara-negara demokrasi dan negara yang beraspirasi menjadi lebih demokratis di kawasan Asia dan sekitarnya. (detikcom/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru