Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 13 September 2026

Pemotor yang Terobos Tol Dihalau Tembakan Peringatan, Tapi Kena Tukang Ojek

- Senin, 14 Desember 2015 14:33 WIB
389 view
Pemotor yang Terobos Tol Dihalau Tembakan Peringatan, Tapi Kena Tukang Ojek
Jakarta (SIB)- Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya sempat mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghentikan ratusan pemotor yang menerobos gerbang Tol Ancol Timur dini hari kemaren. Namun tembakan itu nyasar dan mengenai tukang ojek.

Wakasat PJR Polda Metro Jaya Kompol Eko BW saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Eko mengatakan, tembakan peringatan dilakukan karena massa tidak terkendali.

"Upaya tembakan peringatan itu dilakukan karena massa tidak terkendali dan mereka malah kabur saat dikejar anggota, sehingga petugas mengeluarkan tembkan peringatan untuk menghentikan mereka tetapi mereka justru kabur," jelas Eko, Minggu (13/12).

Eko mengatakan, peristiwa itu terjadi di pintu keluar Tol Plumpang arah Tanjung Priok. Korban tukang ojek terkena tembakan di bagian kakinya.
"Korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk diberikan perawatan," ujar Eko.

Eko menjelaskan, ratusan pemotor memaksa masuk pintu Tol Ancol Timur pada dini hari tadi. Petugas keamanan Jasa Marga yang mencoba melarang malah mendapat pemukulan.

"Mereka memaksa petugas tol untuk membuka pintu, lalu memukul sekuriti tol," ungkapnya.

Karena massa berjumlah ratusan, petugas tol pun tidak dapat membendung mereka. Para pemotor anarkis ini kemudian berhasil masuk.

"Kemudian dikejar oleh anggota PJR yang sedang patroli di lokasi, tetapi mereka malah tancap gas sampai keluar pintu Tol Plumpang sampai akhirnya anggota mengeluarkan tembakan peringatan," tutupnya.

Akan Ditangkap
Pihak kepolisian akan menindak tegas konvoi ratusan pemotor yang menerobos pintu Tol Ancol Timur, Jakarta Utara. Para pelaku akan ditangkap!
"Prinsipnya kami akan lakukan penindakan hukum terhadap para pelaku, kita akan selidiki identitasnya dan akan kita tangkap," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal.

Iqbal menyatakan, aksi para pemotor ini bukan hanya merupakan bentuk pelanggaran lalu lintas, tetapi sudah melawan hukum.

"Mereka sudah melakukan tindak pidana juga karena memukul petugas tol," kata Iqbal.

Polisi akan menyelidiki identitas para pemotor berdasarkan CCTV di pintu masuk tol. Polisi tidak akan membiarkan para pelaku yang anarkistis ini.
"Tentu akan kita tindak tegas, kita tangkap," tegasnya lagi.

Ratusan pemotor menerobos gerbang Tol Ancol Timur setelah memaksa petugas dan memukul petugas keamanan tol. Dua unit mobil PJR juga sempat berupaya menghentikan mereka tetapi mereka malah kabur. (detikcom/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru