Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 13 September 2026

Kurang Kompaknya Menteri Kabinet Tercermin di Perayaan HUT PGRI

- Rabu, 16 Desember 2015 12:11 WIB
186 view
Kurang Kompaknya Menteri Kabinet Tercermin di Perayaan HUT PGRI
Jakarta (SIB) - Momentum perayaan HUT PGRI di Gelora Bung Karno, Senayan yang dihadiri 100 ribu guru menjadi potret betapa tidak kompaknya Kabinet Kerja. Menteri-menteri jalan sendiri-sendiri.

Betapa tidak, sebelumnya Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi melarang guru hadir dalam perayaan itu. Itu dituangkan dalam satu Surat Edaran (SE). Mendikbud Anies Baswedan pun seakan mendukung Menteri Yuddy. Menteri Anies mewanti-wanti, agar jangan sampai ada pungutan kepada guru untuk perayaan itu.

Anehnya, meski kedua menteri sudah bersikap seperti itu, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani justru hadir di tengah-tengah perayaan di GBK tersebut. Menko Puan jelas merupakan menteri yang membawahi koordinasi kedua menteri, namun ternyata dia mengambil jalan sendiri yang berbeda. Bahkan memberikan sambutan.

Adapun Mendikbud memilih tidak hadir meski sudah diundang resmi oleh PGRI. Demikian juga Menpan Yuddy Crisnandi juga tak hadir.

DIHADIRI PETINGGI
Petinggi negara dan daerah yang hadir antara lain Ketua DPD RI Irman Gusman,  Gubernur Banten Rano Karno, Gubernur Jatim Sukarwo.

Sebelum acara digelar, Ketua Umum PGRI Sulistyo menentang SE Menteri Yuddy yang melarang guru hadir di GBK. Yang dia maksud adalah surat Menpan dan RB Nomor B/3909/M.PANRB/ 12/2015 tertanggal 7 Desember 2015 perihal Surat Peringatan HUT PGRI.

"Apa alasan Men PAN dan RB melarang guru merayakan hari jadinya," kata Sulistyo, Selasa (8/12) lalu.

Lantas, saat pada saat perayaan, Minggu (13/12) Sulistyo menyatakan, selamanya PGRI akan menjadi mitra pemerintah. "Saya mengakui sebelum puncak peringatan HUT ke-70 PGRI ini ada kesimpang-siuran informasi. Tetapi dengan dilaksanakannya HUT PGRI, terbukti bahwa kami hanya benar-benar merayakan ulang tahun," katanya.

Ia mengakui bahwa sejak lahir tahun 1945, PGRI sudah menjadi mitra pemerintah. Dalam mendidik anak bangsa dan menyiapkan generasi muda yang bertanggungjawab.

"Saya menegaskan bahwa PGRI adalah mitra pemerintah, menjadi tangan kanan pemerintah dan selamanya ke depan akan tetap menjadi mitra pemerintah," tegasnya.

KOORDINASI BURUK
Perlu diungkapkan, setelah SE Menteri Yuddy, ada respon keras dari PGRI, Kementerian PAN dan RB memberikan klarifikasi, tidak ada larangan bagi guru untuk hadir dalam perayaan itu.

Namun, bagaimana pun, adanya SE Menteri Yuddy yang bernuansa melarang guru hadir di HUT PGRI Minggu lalu, dan hadirnya Menko Puan Maharani, menunjukkan buruknya koordinasi menteri-menteri di dalam Kabinet Kerja. Telihat, menteri-menteri jalan sendiri-sendiri. (PK/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru