Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 13 September 2026
Skandal Korupsi

1 Persen Miliarder Tiongkok Dibui Karena Suap

- Kamis, 17 Desember 2015 13:50 WIB
165 view
1 Persen Miliarder Tiongkok Dibui Karena Suap
Beijing (SIB)- Laporan yang dipublikasi Hurun Report pada Selasa (15/12) mengejutkan. Sekitar satu persen miliarder di Tiongkok berakhir hidupnya dibalik jeruji besi dengan hukuman lebih dari 17 tahun. Kasus hukum yang menjerat mereka umumnya adalah penyuapan, penggelapan, termasuk pula kasus kejahatan ekonomi.

Dalam laporan tahunan Hurun Rich List, terdapat 35 orang dari tiga ribu miliarder di Tiongkok tersangkut masalah hukum. Media lokal di Tiongkok meragukan laporan tersebut dan menyebutnya sebagai daftar pembantaian yang rutin dilakukan oleh Hurun sejak 1999. Dari jumlah 35 miliarder Tiongkok yang tersandung hukum terbanyak berasal dari sektor perumahan, yakni 11 orang. Sedangkan diurutan ke dua diisi sektor industri keuangan sebanyak 9 orang. "Kota Shanghai dan Beijing adalah tempat dengan para pelaku kejahatan paling banyak dan menerima hukuman penjara hingga 10 tahun," demikian diwartakan Hurun Report.

Namun menurut Rupert Hoogewerf, pendiri Hurun, miliarder yang tersangkut kasus hukum lebih sedikit dibanding kalangan pejabat pemerintahan dan pejabat di perusahaan milik pemerintah, yang dipenjara karena skandal korupsi.

Di bawah kampanye antikorupsi yang digaungkan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, terjaring sejumlah miliarder dalam kampanye tersebut dalam beberapa tahun terakhir, termasuk di antaranya Xu Ming, pengusaha yang dekat dengan politisi papan atas Tiongkok, Bo Xilai.

Xu kemudian dikabarkan telah meninggal dunia di dalam bilik penjara awal Desember lalu, namun kemudian sejumlah media meralat kabar kematian tersebutbeberapa hari lalu.

Kasus Lainnya
Yang paling anyar pada akhir pekan lalu, Guo Guangchang, salah satu miliarder Tiongkok yang cukup terkenal dan kepala Fosun Group, dilaporkan menghilang. Guo masuk dalam urutan ke-17 di daftar laporan Hurun sebagai orang kaya yang tersangkut korupsi.

Spekulasi berkembang menyebut Guo melarikan diri dari kasus korupsi yang sedang diselidiki tim investigasi. Namun ada juga media mengabarkan bahwa Guo menghilang karena diciduk aparat yang menyelidiki kasusnya.

Namun kepergian Guo tidak lama karena dalam sebuah rapat yang dilakukan Fosun Group, Senin (15/12) , dia tampak hadir. Fosun Group berkilah dengan mengatakan Guo menghilang untuk membantu pihak berwenang melakukan investigasi. (KJ/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru