Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 14 September 2026

Dua Kapal Tanker Bertabrakan di Perairan Kepri, 1 Tenggelam

*Speed Boat Terbalik di Kalbar, 13 Tewas
- Jumat, 18 Desember 2015 15:27 WIB
674 view
 Dua Kapal Tanker Bertabrakan di Perairan Kepri, 1 Tenggelam
SIB/ANTARA FOTO/M N Kanwa/kye/15.
Tim gabungan KPLP, Basarnas, TNI AL mendekati anjungan depan kapal MV Thorco Cloud yang tenggelam setelah tabrakan dengan kapal MT Stolt Commitment di perairan out of port limit (OPL) Batam-Singapura, Kamis (17/12). Tabrakan antara kapal MV Thorco Cloud b
Batam (SIB)- Dua kapal tanker berbendera asing bertabrakan di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Satu di antaranya tenggelam. 6 ABK hilang.

Menurut informasi, peristiwa terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, Rabu (16/12). Awalnya, kapal dikira menabrak karang, tapi rupanya kapal bertabrakan.

Direktur Polairud Polda Kepri Kombes Pol Hero Hendrianto Bakhtiar mengatakan, kapal MT Thorco Cloud berlayar dari pelabuhan Batuampar, Batam. Saat menyeberang ke Singapura, ia ditabrak kapal MV Stolt Commitment yang berlayar dari Singapura ke Taiwan.

Sejumlah personel Polairud dikerahkan menuju lokasi dengan menggunakan kapal patroli, KN-330, untuk mengevakuasi korban yang selamat.

"Hingga pagi ini 6 ABK lagi yang hilang masih dilakukan pencarian oleh syahbandar Batam, TNI AL dan Basarnas Kepulauan Riau," jelas Hero.

Speed Boat terbalik

Sementara itu, 13 Orang meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan speed boat Indo Kapuas Express di Kubu, Kalimantan Barat. Polda Kalimantan Barat menduga, penyebab tenggelamnya kapal itu karena mengangkut penumpang melebihi kapasitas.

"Kapal over kapasitas dan tidak dilengkapi dengan alat keselamatan," kata Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto, Kamis (17/12).

Peristiwa tenggelamnya kapal itu terjadi pada Minggu (13/12) pukul 07.50 WIB. Saat itu speed boat yang dikemudikan Zainudin mengangkut 53 penumpang, padahal dari catatan petugas tiket 39 orang.

"Jumlah korban yang selamat, dari 53 penumpang kapal sebanyak 39 orang termasuk nakhoda. Ditemukan meninggal dunia 13 orang dan yang belum ditemukan 1 orang," jelas dia.

Pihak kepolisian telah melakukan upaya pencarian oleh Tim SAR Ditpolair, juga melakukan identifikasi korban meninggal oleh tim DVI.

"Semua berhasil diidentifikasi dan telah diserahkan kepada keluarganya," terang dia.(detikcom/r/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru