Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 14 September 2026
Prospek 2016

Peran Pemda Sangat Penting Mendukung Ekonomi Nasional

- Rabu, 23 Desember 2015 12:18 WIB
388 view
Peran Pemda Sangat Penting Mendukung Ekonomi Nasional
Jakarta (SIB)- Kinerja perekonomian Indonesia diperkirakan membaik tahun depan setelah sempat terseok-seok tahun ini. Untuk itu, peran pemerintah daerah dalam mendukung perekonomian Indonesia pada 2016 akan semakin penting.

Kepala Riset Credit Suisse untuk Indonesia, Jahanzeb Naseer optimistis paket kebijakan ekonomi pemerintah yang baru akan terasa pada tahun depan. Naseer memperkirakan produk domestik bruto (PDB) tahun depan akan tumbuh 5,2 persen, lebih tinggi dari consensus tahun ini sebesar 4,9 persen.

"Pasar Indonesia juga diharapkan membaik seiring pemulihan ekonomi tahun depan," ujar dia di Jakarta, Senin (21/12).

Hal senada juga disampaikan Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro. Namun, dia menggarisbawahi pentingnya peranan pemerintah daerah (pemda) mendukung perekonomian nasional tahun depan.

"Peran Pemda semakin penting untuk menopang perekonomian nasional, ada beberapa komponen yang mendukung yakni desentralisasi fiskal, transfer anggaran ke daerah tahun depan naik sekitar 10,4 persen menjadi 700,4 triliun rupiah," ujar Andry Asmoro.

Pengelolaan Anggaran


Dia mengharapkan meningkatnya anggaran itu dapat dikelola dengan baik sehingga penyaluran ke sektor-sektor pembangunan lebih baik yang akhirnya dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di daerah.

"Biasanya, dana transfer pemerintah pusat baru digunakan menjelang akhir tahun oleh Pemda, hal itu dapat dilihat dari penempatan likuiditas Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Bank Indonesia (BI) menjelang akhir tahun selalu mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir. Diharapkan, Pemda lebih atraktif dalam menyerap anggaran," paparnya.

Dia mengemukakan, pada Desember 2013, penempatan likuiditas BPD di instrumen BI mencapai titik terendah dibandingkan bulan sebelumnya, yakni sebesar 31,6 triliun rupiah. Hal yang sama juga terjadi pada Desember 2014, di level 39,1 triliun rupiah.

Pada 2016, Andry Asmoro mengharapkan pemda dapat menyerap anggaran lebih cepat guna mendukung pembangunan daerah. (KJ/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru