Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Wagubsu Buka Dialog Publik Kesiapan KNIA Songsong ME 2015

- Jumat, 04 April 2014 16:20 WIB
300 view
Wagubsu Buka Dialog Publik Kesiapan KNIA Songsong ME 2015
Sib/ist
Wagubsu HT Erry Nuradi sampaikan sambutannya sebelum membuka Dialog Publik Kesiapan Bandara Kuala Namu Menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean 2015 dan Bedah Undang-undang Perdagangan RI, Kamis (3/4) di Ball Room Hotel Aryaduta Medan.
Medan (SIB)- Wagubsu Ir H T Erry Nuradi MSi mengatakan Pemprovsu menyambut baik dan mendukung kegiatan dialog ini, karena pada kegiatan ini akan dibicarakan dan dibahas kesiapan-kesiapan Pemerintah Indonesia khususnya masyarakat Sumatera Utara, dunia usaha dan  Masyarakat menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015.

"Dialog ini merupakan kegiatan yang sangat strategis, apalagi menyongsong tahun 2015 tidak begitu lama lagi," ujar Wagubsu pada saat membuka Dialog Publik Kesiapan Bandara Kuala Namu Menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean 2015 dan Bedah Undang-undang Perdagangan RI, Kamis (3/4) di Ball Room Hotel Aryaduta Medan.

Menyongsong tahun 2015 ini lanjut Wagubsu seperti kita ketahui bahwa Sumatera Utara sebagai provinsi ke empat terbesar di Indonesia memiliki potensi-potensi. Apalagi katanya baru-baru ini diresmikannya oleh Bapak Presiden RI Bandar Udara Internasional Kuala Namu (KNIA) dan pelabuhan-pelabuhan yang ada di Sumatera Utara serta banyaknya potensi-potensi lainnya. Oleh karenanya semua ini merupakan peluang kita menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean 2015.

"Tentunya kita harus siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean 2015, bukan hanya sebagai penonton," imbuh Erry.

Wagubsu mengharap dialog itu melahirkan masukan-masukan untuk kesiapan masyarakat Indonesia khususnya Sumatera Utara menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean 2015. "Perlu adanya sinerjitas antara Pemerintah, dunia usaha, akademisi dan masyarakat kita," ucapnya menutup sambutan yang selanjutnya membuka acara dialog tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana Dialog Khairul Mahali mengatakan Asosiasi pengusaha-pengusaha ingin melakukan sesuatu sehubungan telah diresmikannya oleh Presiden RI Bandara Internasional Kuala Namu.

"Kami dari asosiasi-asosiasi pengusaha Sumatera Utara ingin ambil berbuat terutama untuk kepentingan masyarakat banyak khususnya masyarakat Sumatera Utara sehubungan telah diresmikannya Bandara Internasional Kuala Namu, oleh karenanya kami ingin melakukan dialog untuk membahas kesiapan-kesiapan kami dan bersinerji dengan pemerintah dalam rangka menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean 2015," ujarnya.

Di kesempatan itu Khairul juga mengatakan undang-undang nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan RI,  menurutnya dunia usaha dianggap perlu mendapat masukan-masukan dari para narasumber seperti dari kementerian perdagangan, akademisi dan stakeholder lainnya agar kalangan dunia usaha agar menjadi payung hukum dalam melaksanakan kegiatannya di dunia usaha.

"Dengan dialog ini akan ada masukan-masukan sehingga undang-undang perdagangan ini bisa menjadi proteksi bagi dunia usaha apalagi menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean 2015," harapnya.

Tampak hadir pada acara tersebut Plt Wali kota Medan yang diwakili Assisten Ekbang Pemko Medan, Konjen Malaysia Abdul Rozian Abdul Rozak, Konjen India Mr Ahmad Basyir, GM Angkasa Pura II Bapak Tengku Said Ridwan, Ketua DPP Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia  Yuki Nugrahawan Hanafi, para akademisi para pimpinan Asosiasi dan Gabungan Perusahaan, mewakili kepala SKPD Provsu serta undangan lainnya.(A16/c)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru